RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler, seperti PKH BPNT tahap keempat terus ditunggu para keluarga penerima manfaat (KPM).
Melalui unggahan dari kanal Nita’s TV, dijelaskan secara rinci perkembangan terbaru pencairan berbagai program bansos, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
KPM bansos PKH BPNT juga bakal mendapatkan BLT Kesra Rp900.000 dan bantuan penebalan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter.
Berikut penjelasan lengkap isi pembaruan tersebut:
1. Pembaruan Pencairan PKH dan BPNT Tahap 4
Tahap keempat pencairan PKH dan BPNT resmi berjalan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang diterbitkan oleh bank-bank Himbara.
Proses penyaluran dilakukan secara bertahap, baik untuk pemegang KKS baru maupun KKS lama, sehingga tidak seluruh penerima mendapatkan saldo pada waktu yang sama.
KPM diminta untuk bersabar dan terus melakukan pengecekan saldo secara berkala. Adapun bank penyalur yang sudah mulai menyalurkan bantuan ini meliputi Bank BSI, Bank BNI, Bank Mandiri, dan Bank BRI.
Dengan skema bertahap ini, pemerintah memastikan distribusi dana bansos tetap berjalan merata dan aman sesuai data yang telah diverifikasi.
2. Pencairan Tiga Kali Lipat (Tripel)
Salah satu hal paling menarik dalam update kali ini adalah adanya pencairan tiga kali lipat atau tripel bagi sebagian KPM.
Hal ini terjadi karena adanya proses brekol atau pembaruan data penerima yang sebelumnya tertunda. Setelah data mereka dinyatakan valid dan menerima KKS baru, KPM tersebut akan langsung memperoleh pencairan sekaligus untuk tahap kedua, ketiga, dan keempat.
Dengan demikian, jumlah dana yang diterima menjadi jauh lebih besar dari biasanya, sebagai bentuk kompensasi atas pencairan yang sempat tertunda pada tahap sebelumnya.
Skema ini menjadi bentuk keadilan bagi penerima yang mengalami keterlambatan administrasi akibat pembaruan data.
3. Bantuan Tambahan: BLT Kesra dan Bansos Penebalan
Selain bansos reguler PKH dan BPNT, pemerintah juga menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) sebesar Rp900.000 per keluarga.
Bantuan ini diprioritaskan bagi lebih dari 18 juta KPM yang terdaftar sebagai penerima BPNT murni maupun BPNT/PKH.
Proses pencairan dilakukan melalui Bank Himbara dengan mekanisme top up langsung ke rekening KKS masing-masing KPM.
Tak hanya itu, hingga akhir tahun 2025 pemerintah juga tetap menyalurkan bansos penebalan berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter per keluarga.
Penyalurannya dilakukan secara bertahap dan diharapkan membantu meringankan beban pengeluaran rumah tangga penerima manfaat.
4. Pernyataan Resmi dari Menteri Sosial
Dalam video tersebut turut ditampilkan pernyataan dari Menteri Sosial (Mensos) yang menegaskan bahwa proses penyaluran bansos terus dikebut agar segera diterima masyarakat. Prioritas diberikan kepada rekening penerima yang telah siap menerima dana.
Dari total 35 juta rekening penerima, hingga saat ini lebih dari 10 juta rekening telah diproses dan mulai mendapatkan pencairan.
Pemerintah menargetkan agar penyaluran tahap keempat selesai secara merata dalam waktu dekat, sehingga seluruh penerima dapat memanfaatkan bantuan sesuai kebutuhan pokok rumah tangga.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga