RADAR BOGOR - Beredar informasi terbaru terkait adanya saldo masuk yang ke dalam Kartu Keluarga Sejahatera yang dimiliki Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Pada Selasa (28/10/2025), KKS yang dimiliki oleh KPM Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) terpantau cair.
Salah satu KPM menyampaikan, dana bansos PKH BPNT tahap keempat sudah masuk di KKS terbitan Bank Mandiri, BNI, dan BRI.
Namun, belum ada penjelasan lebih lanjut dari Kementerian Sosial (Kemensos) terkait bantuan tahap keempat yang sudah mulai disalurkan melalui KKS.
Belum ada informasi lanjutan terkait dana bantuan tahap keempat yang sudah cair baik dari KPM dan KKS lama, terkecuali yang berdomisili di Aceh yang disalurkan oleh Bank BSI.
KPM yang berasal dari Aceh mengatakan, dana bansos PKH tahap keempat melalui Bank BSI sudah cair pada Senin (27/10/2025) lalu.
Sedangkan, bansos BPNT dikabarkan masih belum tercairkan di KKS penerima manfaat.
Walau sudah ada yang melaporkan dana BPNT cair, namun persentasenya masih sangat minim atau belum mencapai 50%.
Sehingga, KPM yang melakukan pengecekan kartu KKS pada Selasa (28/10/2025) kemungkinan besar belum ada saldo yang masuk.
Bagi para KPM di Provinsi Aceh, kemungkinan dana bantuan BPNT atau PKH masih belum ada yang masuk, bahkan sangat mungkin bantuan keduanya belum cair.
Jika ini terjadi, penerima manfaat harap bersabar karena potensi penyaluran besar-besaran akan dilakukan pada November dan Desember.
KPM bisa memanfaatkan layanan perbankan mobile agar tidak selalu sering mengecek di ATM atau agen dan terpanatau di HP masing-masing.
Sementara itu, pihak Kemensos menegaskan, penyaluran bantuan tahap keempat akan terus dilakukan hingga tuntas di seluruh Indonesia.
Terkait Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra), masih dalam proses pemadanan data.
Para pendamping sosial dan operator desa atau kelurahan tengah melakukan proses validasi dan verifikasi untuk mengecek data di lapangan.
Pemerintah berjanji, bantuan akan segera dicairkan jika proses validasi dan verifikasi seluruh penerima manfaat selesai.
Editor : Siti Dewi Yanti