RADAR BOGOR - Berdasarkan informasi yang beredar, bantuan sosial (bansos) tahap keempat sudah disalurkan di Aceh melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank BSI.
Mendengar kabar tersebut, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menanyakan pencairan bantuan melalui KKS Bank Mandiri, BNI, dan BRI.
Bukti adanya pencairan bansos tahap keempat melalui KKS Bank Mandiri pada Selasa (28/10/2025) ramai di media sosial.
KPM melaporkan, ada saldo masuk senilai Rp1.500.000 sebanyak dua kali sehingga total saldo menjadi Rp3 juta. Informasi yang beredar, saldo sebesar Rp3 juta masuk di KKS baru yang merupakan KPM peralihan PT Pos.
Kemudian, ada juga KPM yang melaporkan, saldo masuk senilai Rp750.000 pada Selasa (28/10/2025), yang memiliki riwayat mencairkan saldo Rp400.000 dan Rp600.000.
Selanjutnya, saldo masuk senilai Rp1.500.000 pada 28 Oktober 2025, pantauan adanya bantuan yang cair dilihat di aplikasi mobile.
Masih di tanggal yang sama, dana sebesar Rp1.950.00 masuk ke rekening dengan rincian menerima Rp975.000 sebanyak dua kali.
KPM lainnya melaporkan, dana bantuan PKH masuk Rp1.500.000 sebanyak dua kali sehingga penerima manfaat menerima Rp3 juta.
Sementara itu, tampilan di Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) masih belum mengkonfirmasi saldo-saldo yang masuk ke penerima manfaat.
Belum adan konfirmasi terkait dana bantuan yang sudah mulai disalurkan, karena status bansos reguler tahap keempat masih belum terupdate.
Sehingga, saldo yang masuk di KKS Bank Mandiri pada Selasa (28/10/2025), kemungkinan bukan saldo bantuan tahap keempat.
Hal tersebut diperkuat dengan belum adanya informasi yang jelas dari Kemensos terkait hal tersebut.
Sangat disarankan kepada KPM pemilik KKS untuk tidak terlalu sering mengecek saldo rekening, karena penyaluran tahap keempat belum dilakukan.
Sebaiknya, KPM pantau terus mengenai informasi resmi dari pendamping sosial Program Keluarga Harapan (PKH) masing-masing terkait penyaluran bantuan tahap keempat.
Banyak yang memprediksi, penyaluran bansos reguler tahap kempat akan mebludak di November dan Desember 2025.
Editor : Siti Dewi Yanti