Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Update Bansos Akhir Oktober: PKH dan BPNT Tahap 4 Masih Terpusat di BSI Aceh, KPM Wajib Cek Status Data DTSEN

Mutia Tresna Syabania • Selasa, 28 Oktober 2025 | 12:40 WIB
Ilustrasi pencairan bansos PKH BPNT.
Ilustrasi pencairan bansos PKH BPNT.

RADAR BOGOR - Memasuki minggu terakhir bulan Oktober, penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) PKH dan BPNT Tahap 4 (alokasi Oktober, November, Desember) telah dimulai, namun masih sangat terbatas.

Sebaliknya, KPM bansos PKH BPNT dengan Kartu KKS baru (peralihan dari PT Pos) sedang mengalami puncak pencairan dana rapel tahap sebelumnya.

Dikutip dari YouTube Pendamping Sosial, KPM bansos PKH BPNT diimbau untuk memahami status pencairan saat ini dan mengambil langkah proaktif untuk memverifikasi kelayakan data mereka di DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional).

1. Progres Pencairan Tahap 4 (Triwulan IV)

Hingga saat ini, proses kick-off pencairan dana bansos reguler Tahap 4 masih belum merata di seluruh bank penyalur:

Bank BSI (Aceh): Bank Syariah Indonesia (BSI) di wilayah Aceh menjadi satu-satunya bank yang terkonfirmasi mencairkan PKH dan BPNT Tahap 4 bagi pemegang KKS lama. Pencairan ini bersifat parsial dan akan terus berlanjut.

Bank Himbara Lain (BRI, BNI, Mandiri): KPM pemegang KKS BRI, BNI, dan Mandiri belum terkonfirmasi menerima dana Tahap 4.

Berdasarkan prediksi progres, pencairan diharapkan mulai meluas dalam beberapa hari ke depan, mengingat telah berakhirnya periode verifikasi BLTS Kesra pada 28 Oktober.

KPM Baru (Peralihan Pos): KPM yang baru menerima Kartu KKS dari Bank Himbara (setelah sebelumnya menerima via PT Pos) sedang menerima pencairan dana rapel Tahap 2, Tahap 3, serta dana penebalan yang tertunda.

KPM kategori ini diimbau untuk tidak khawatir meskipun pencairan Tahap 4 sudah dimulai di daerah lain, karena proses rapel ini akan diselesaikan terlebih dahulu.

2. Pentingnya Cek Status Kepesertaan di DTSEN

Di tengah proses penyaluran yang cepat, KPM baru (peralihan Pos) sangat penting untuk memastikan status kepesertaan bansos mereka di DTSEN masih aktif.

Hal ini disebabkan karena proses pencetakan Kartu KKS telah dilakukan lama (sejak Tahap 1), sementara status kelayakan KPM terus diperbarui.

Faktor KPM Tidak Cair Walau Sudah Punya KKS Baru: Beberapa KPM yang menerima KKS baru ternyata gagal menerima bansos karena status telah tere exclude (dikeluarkan) dari daftar penerima pada penutupan data Tahap 2 atau Tahap 3.

Pengeluaran ini terjadi jika KPM dinilai sudah tidak layak atau telah melewati batas maksimal waktu penerimaan bansos.

Cara Mengecek Status Kepesertaan dan Desil:

- Aplikasi Cek Bansos: Unduh aplikasi, buat akun, lalu cek status kepesertaan dan Desil kesejahteraan Anda. Desil 6 ke atas seringkali menjadi indikasi pengeluaran dari daftar penerima bansos.

Pendamping/Operator SIKS-NG:

- KPM PKH (+BPNT): Hubungi Pendamping PKH setempat untuk mengecek status kepesertaan secara real-time di aplikasi SIKS-NG Pendamping.

- KPM BPNT Murni: Hubungi Operator SIKS-NG di desa/kelurahan, Dinas Sosial, atau Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) untuk memverifikasi status.

Verifikasi ini krusial, terutama jika KPM KKS baru belum menerima dana rapel Tahap 2 atau Tahap 3 di tengah puncaknya penyaluran, karena ini bisa mengindikasikan status mereka sudah tidak aktif.

3. Optimalkan Pemeriksaan Saldo dengan M-Banking

KPM disarankan untuk memanfaatkan layanan mobile banking (seperti BRImo, BNI Mobile, BSI Mobile, atau Livin' by Mandiri) untuk memantau saldo KKS.

Cara ini jauh lebih efisien dibandingkan harus bolak-balik ke ATM atau agen bank, sekaligus membantu mengurangi antrian.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bpnt #bansos #pkh