RADAR BOGOR - Masyarakat penerima bantuan sosial (bansos) dari program Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) kembali dihebohkan dengan kabar mencengangkan.
Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melaporkan bahwa saldo di kartu KKS mereka tiba-tiba bertambah, bahkan hingga Rp3 juta, tanpa pemberitahuan resmi dari pihak Kementerian Sosial (Kemensos).
Dilansir dari kanal YouTube Diary Bansos, sebagian penerima KKS Mandiri dan BSI sudah menerima dana, namun belum bisa dipastikan sumber bantuan tersebut.
Beberapa warga dari Provinsi Aceh melaporkan bahwa PKH tahap keempat lewat Bank Syariah Indonesia (BSI) sudah cair sejak 27 Oktober 2025.
Hal ini menjadi tanda bahwa penyaluran bantuan mungkin dimulai secara bertahap di sejumlah daerah tertentu lebih dulu.
Namun, di luar Aceh, seperti KKS Bank Mandiri, BNI, dan BRI, laporan saldo masuk masih simpang siur dan belum terkonfirmasi secara resmi.
Beberapa tangkapan layar yang beredar di media sosial menunjukkan saldo Rp750 ribu hingga Rp3 juta masuk pada 28 Oktober 2025.
Namun, belum diketahui apakah saldo tersebut berasal dari PKH tahap keempat, BPNT, atau sisa bantuan sebelumnya.
Kemensos Belum Umumkan Jadwal Resmi
Hingga hari ini Kemensos belum mengumumkan pencairan resmi tahap keempat.
Bahkan sistem informasi bantuan di situs SIKS-NG pun belum menampilkan periode penyaluran Oktober–Desember 2025.
Pihaknya juga menjelaskan bahwa bagi KPM yang baru menerima KKS pengganti atau peralihan, sering kali penyaluran dana tidak serentak.
Ada yang menerima BPNT dulu, disusul PKH beberapa minggu kemudian, sehingga menyebabkan kebingungan di lapangan.
Prediksi Penyaluran dan Imbauan untuk KPM
Dari berbagai sumber dan pola sebelumnya, Diari Bansos memperkirakan bahwa penyaluran besar-besaran PKH dan BPNT tahap 4 akan dilakukan mulai November hingga Desember 2025.
Penerima diimbau tidak terburu-buru datang ke ATM atau agen bank, melainkan mengecek saldo secara berkala lewat aplikasi perbankan digital seperti Livin’ by Mandiri, BRImo, dan BNI Mobile.
Batas Akhir Verifikasi BLTS Kesra Rp900 Ribu
Selain kabar PKH dan BPNT, ada juga informasi penting tentang BLTS Kesra bantuan tunai sementara untuk kesejahteraan rakyat sebesar Rp900.000 untuk periode Oktober–Desember 2025.
Hari ini, 28 Oktober, menjadi batas akhir proses verifikasi calon penerima program tersebut.
Namun, hingga kini belum ada penyaluran baik melalui pos maupun kartu KKS.
Bantuan akan tetap disalurkan kepada mereka yang masih terdaftar dalam Data Tunggal Kesejahteraan Sosial (DTKS), sesuai hasil pemutakhiran data terbaru oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Masyarakat diminta tetap waspada terhadap hoaks, tidak mudah percaya dengan postingan bukti transfer tanpa sumber resmi, dan selalu memastikan informasi dari pendamping sosial PKH di wilayah masing-masing.***
Editor : Eli Kustiyawati