RADAR BOGOR - Bantuan sosial (bansos) tahap 4 Oktober, November, dan Desember 2025 cair untuk Aceh dan sekitarnya bagi pemegang Kartu Keluarga Sehat (KKS) Bank Syariah Indonesia (BSI) sedangkan Bank Himbara lainnya menyusul.
Untuk Aceh dan sekitarnya, terkonfirmasi yang cair KPM pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) lama untuk BSI, sedangkan untuk BNI, BRI, dan Mandiri belum cair, berikut ulasannya dilansir dari Youtube Pendamping Sosial.
Untuk Aceh dan sekitarnya, serupa dengan PKH, terkonfirmasi yang cair KPM pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) lama untuk BSI, sedangkan untuk BNI, BRI, dan Mandiri belum cair.
Bagi KKS yang belum cair, biasanya dalam periode seminggu dengan jarak antara Bank Himbara dengan penyalur lainnya, biasa 3-4 hari.
Petugas Juknis BLT Kesra diberi waktu konfirmasi data hingga 28 Oktober 2025, oleh karena itu, berpotensi penyaluran BLT Kesra setelah tanggal 28 Oktober 2025.
Agar efisien dan praktis ketika mengecek saldo, KPM disarankan mengunduh aplikasi mobile Bank Himbara seperti BNI Mobile, BRI Mobile, dan Livin by Mandiri.
Sejak beberapa hari yang lalu, ramai di media sosial KPM yang memiliki KKS baru peralihan dari PT Pos ke Bank Himbara, saldonya cair. Bansos yang cair seperti PKH tahap 2 dan 3, BPNT tahap 2 dan 3, penebalan tahap 2, dan lain-lain.
Untuk pemegang KKS baru peralihan dari PT Pos ke Bank Himbara yang saldonya belum cair untuk PKH tahap 2 dan 3 atau BPNT tahap 2 dan 3, tak perlu khawatir. Penyaluran bansos tersebut akan terus dilakukan hingga selesai dengan syarat data KPM masih aktif kepesertaan bansosnya dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) alias tidak ter-exclude.
Banyak kejadian KKS sudah diberikan, tetapistatus bansos ter-exclude sehingga saldo tak cair. Hal ini terjadi karena pencetakan KKS dilakukan pada tahap ke-1, yaitu periode Januari-Maret 2025. Puncaknya pencetakan KKS tersebut pada Maret 2025.
Kemudian, KKS dikirimkan ke daerah masing-masing dan didistribusikan. Hal itu memerlukan waktu sehingga terjadi KPM ter-exclude di bansos tahap 2 atau 3. Final closing pada tahap 2 atau 3. Padahal KKS sudah terlanjur dicetak, dikirim, bahkan didistribusikan.
Namun, ada juga KKS yang tidak didistribusikan karena petugas melihat status KPM sudah ter-exclude.
Oleh karena itu, penting sekali bagi KPM pemegang KKS baru peralihan dari PT Pos ke Bank Himbara untuk mengetahui status kepesertaan bansos di DTSEN. Apalagi kalau sekarang bansosnya tak cair juga. Padahal sekarang sedang puncak-puncaknya pencairan saldo KKS baru.
Ada 2 cara pengecekan status kepesertaan bansos di DTSEN, yaitu
- Unduh aplikasi Cek Bansos. Aktivasi dan buat akun. Cek kepesertaan bansos di aplikasi tersebut. Juga cek desilnya berada di posisi berapa.
Jika ter-exclude, maka akan ada keterangan status kepesertaan bansos atau berada di desil 6 ke atas.
- Jika KPM merupakan penerima PKH dan BPNT atau PKH murni, cukup menghubungi petugas atau pendamping PKH setempat dan tanyakan status kepesertaan bansos di aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) akun pendamping PKH masing-masing karena real-time untuk mengecek status kepesertaan bansos KPM dan penyebabnya.
Jika KPM merupakan penerima BPNT murni, maka bisa mendatangi atau menghubungi petugas SIKS-NG di Desa atau Kelurahan masing-masing atau Dinas Sosial setempat atau Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) setempat untuk menanyakan status kepesertaan bansos dalam aplikasi SIKS-NG, masih aktif atau sudah ter-exclude.
Editor : Eka Rahmawati