RADAR BOGOR - Setelah dinanti bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap keempat mulai cair.
Sejumlah warga penerima melaporkan saldo bantuan sudah masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), baik versi lama maupun baru, dengan nominal yang bervariasi bahkan ada yang mencapai Rp3 juta sekaligus.
Pantauan dari berbagai daerah sebagimana dilansir dari YouTube Klik Bansos menunjukkan proses pencairan kali ini didominasi oleh Bank Mandiri, BNI, dan BSI sebagai bank penyalur resmi dari Kementerian Sosial (Kemensos).
Di berbagai media sosial, para penerima mulai mengunggah bukti struk ATM dan tangkapan layar saldo rekening mereka yang tiba-tiba “gendut”.
Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Umumkan Rekening Kas Daerah Pemprov Jabar Setiap Hari, hingga 28 Oktober 2025 Total Rp2,6 Triliun
Sebagian besar penerima bantuan kali ini menggunakan KKS Merah Putih, yaitu kartu baru hasil peralihan dari PT Pos Indonesia ke sistem bank Himbara (Mandiri, BNI, dan BSI).
Langkah ini merupakan bagian dari strategi digitalisasi penyaluran bantuan sosial agar lebih cepat, transparan, dan akurat.
Berdasarkan laporan di media sosial, banyak penerima bantuan dari wilayah Aceh, Lampung, dan Jawa Barat yang mengonfirmasi bahwa saldo PKH dan BPNT tahap 4 sudah masuk sejak dini hari tadi.
Nominalnya bervariasi tergantung komponen bantuan mulai dari Rp600.000 untuk BPNT murni, hingga Rp3.000.000 untuk penerima PKH dengan dua komponen balita.
Sejumlah sumber menyebutkan bahwa Bank Mandiri menjadi bank paling aktif dalam proses pencairan tahap keempat kali ini.
Sementara itu, penerima dari Bank BNI juga mulai menunjukkan bukti saldo masuk, terutama untuk kategori BPNT tahap 4.
Baca Juga: Pemerintah Salurkan BLT Kesra bagi KPM Desil 1 sampai 4 lewat Bank Himbara dan PT Pos, Total Ada 35 Juta KPM, Catat Jadwal Pencairannya
Proses transfer dilakukan secara bertahap agar tidak terjadi gangguan sistem dan antrean panjang di mesin ATM.
Kementerian Sosial melalui laman resmi cekbansos.kemensos.go.id mengimbau seluruh KPM untuk melakukan pengecekan mandiri secara berkala.
Hal ini guna memastikan status bantuan apakah sudah cair atau masih dalam tahap proses validasi.
Penerima juga diminta untuk tidak mudah percaya pada pesan pribadi atau tautan mencurigakan yang mengatasnamakan bansos.
Bagi penerima yang belum mendapatkan transfer, pemerintah meminta agar tetap tenang.
Proses distribusi dana dilakukan secara bertahap hingga akhir Oktober 2025, mengikuti jadwal masing-masing wilayah.
Cairnya PKH dan BPNT tahap keempat ini menjadi momentum menggembirakan di penghujung Oktober.
Baca Juga: Hasil Cek Saldo Bansos PKH hingga BPNT Tahap 4 Masih di Bank Ini, KPM Berpotensi Terima Total Rp1,5 Juta Plus Sembako
Selain memperkuat daya beli masyarakat menjelang akhir tahun, pencairan serentak ini juga diharapkan mampu menggerakkan ekonomi di tingkat lokal.
Banyak KPM yang mengaku akan menggunakan dana bantuan untuk kebutuhan pokok, biaya sekolah anak, hingga menambah modal usaha kecil.
Dengan masuknya dana bantuan sosial ke rekening masyarakat, roda perekonomian kecil diprediksi akan berputar lebih cepat.
Para pedagang, penjual sembako, hingga toko kelontong di berbagai daerah mulai ramai dikunjungi pembeli.
Hari ini menjadi hari yang dinanti oleh jutaan penerima manfaat di seluruh Indonesia.
PKH dan BPNT tahap keempat akhirnya benar-benar cair, menandai keberlanjutan komitmen pemerintah dalam menjaga kesejahteraan rakyat di tengah situasi ekonomi yang masih fluktuatif.
Bagi KPM yang belum menerima, disarankan tetap bersabar dan terus memantau informasi resmi dari Kemensos.