RADAR BOGOR - Kabar terbaru terkait kejelasan penting mengenai perkembangan pencairan bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 4 tahun 2025 akan dijelaskan dalam artikel ini.
Ada beberapa penjelasan dari pihak supervisor Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS-NG) Dinas Sosial Kabupaten/Kota yang memberikan gambaran faktual mengenai status penyaluran bansos di tiga bank penyalur, yaitu BRI, BNI, dan Mandiri.
1. Status Penyaluran PKH dan BPNT Tahap 4 Masih Dalam Verifikasi
Dilansir dari Kanal Cek Bansos, bahwa berdasarkan hasil koordinasi dengan SPV SIKS-NG Dinas Sosial, hingga 28 Oktober 2025, tampilan monitor salur di sistem SIKS-NG sudah diperbarui untuk periode Oktober, November, dan Desember yang termasuk dalam kategori Tahap 4.
Namun, pembaruan tersebut belum berarti dana telah disalurkan ke rekening penerima.
Saat ini, seluruh proses masih berada di tahap verifikasi rekening, yakni proses penting untuk memastikan data rekening Keluarga Penerima Manfaat (KPM) aktif dan sesuai dengan data sistem.
Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa pencairan PKH dan BPNT Tahap 4 di Bank Mandiri, BRI, maupun BNI belum dilakukan.
KPM diminta agar tidak terburu-buru mengecek saldo di kartu KKS, sebab tahapan administrasi belum sepenuhnya selesai.
Pihak Dinas Sosial berharap proses pencairan dapat dimulai dalam beberapa hari mendatang, kemungkinan besar pada awal November 2025, jika semua verifikasi telah tuntas.
2. Kabar Cairnya Bansos di Beberapa Daerah Bukan Tahap 4, Melainkan Penebalan dan Susulan
Munculnya kabar bahwa bansos PKH dan BPNT sudah cair di sejumlah wilayah sempat membingungkan banyak KPM.
Namun penjelasan resmi dari Dinsos melalui supervisor SIKS-NG menegaskan bahwa pencairan tersebut bukan untuk Tahap 4, melainkan bantuan penebalan dan susulan bagi penerima yang sebelumnya belum menerima dana di Tahap 2 atau Tahap 3.
Bank Mandiri dilaporkan menyalurkan pencairan ganda untuk dua tahap sekaligus, termasuk top-up bantuan bagi keluarga penerima lama dan baru yang baru saja mendapatkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Jumlah yang diterima pun bervariasi karena mencakup akumulasi dua atau tiga tahap sekaligus.
Di sisi lain, Bank BRI diketahui mencairkan BPNT senilai Rp1,2 juta untuk dua tahap, ditambah bantuan tambahan sebesar Rp400.000 untuk KPM peralihan dari Kantor Pos.
Sementara itu, Bank BNI turut menyalurkan bantuan penebalan PKH dan BPNT Tahap 2 sebesar Rp400.000 untuk sejumlah penerima yang datanya baru disetujui sistem.
3. Penyaluran BLT Kesra Rp900.000 Melalui Pos dan KKS Segera Dimulai
Selain PKH dan BPNT, unggahan kana Cek Bansos juga mengulas perkembangan mengenai BLT Kesra senilai Rp900.000 yang akan disalurkan melalui dua jalur, yaitu Kantor Pos dan Kartu KKS.
Batas akhir pengiriman data penerima bantuan untuk proses verifikasi dan validasi ditetapkan pada 28 Oktober 2025.
Program ini menyasar dua kelompok utama, yaitu masyarakat non-bansos dan KPM aktif PKH atau BPNT yang terdaftar dalam desil 1 sampai 4.
Untuk penerima non-bansos, bantuan akan dikirim melalui Kantor Pos setelah mereka menerima surat undangan resmi dari pihak penyalur.
Sedangkan bagi KPM pemegang KKS, baik lama maupun baru, dana akan masuk langsung ke kartu mereka sesuai jadwal yang ditentukan.***
Editor : Eli Kustiyawati