RADAR BOGOR - Akhir Oktober, ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terkejut sekaligus gembira. Pasalnya, mereka tiba-tiba menerima transfer bantuan sosial (bansos) diduga PKH BPNT dengan nominal besar, mencapai Rp2 juta hingga Rp3 juta.
Fenomena ini terjadi secara serentak di sejumlah bank penyalur, seperti Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BSI, hingga menimbulkan spekulasi bahwa pencairan tersebut merupakan bagian dari bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Tahap 4.
Berdasarkan informasi yang dikutip dari kanal YouTube DIARY BANSOS, tambahan saldo besar tersebut ternyata bukan pencairan bansos PKH atau BPNT Tahap 4 (periode Oktober–Desember 2025).
Uang itu merupakan bantuan susulan dari tahap-tahap sebelumnya yang baru masuk ke rekening para penerima.
Penerima saldo tambahan ini umumnya termasuk dalam kategori KPM golongan khusus, di antaranya:
-KPM peralihan (pindahan): penerima yang sebelumnya mendapatkan bantuan melalui Kantor Pos dan kini dialihkan ke penyaluran melalui Kartu KKS.
-Saldo menumpuk dari beberapa tahap: dana yang diterima mencakup tunggakan PKH Tahap 2, PKH Tahap 3, BPNT Tahap 2, BPNT Tahap 3, serta tambahan BPNT sebesar Rp400.000 untuk periode Juni–Juli.
-Pencairan global atau terpisah: sebagian KPM menerima saldo gabungan dari seluruh bansos sehingga terlihat besar, sementara lainnya mendapatkan dalam beberapa kali transfer terpisah.
Dengan demikian, saldo fantastis hingga Rp3 juta itu merupakan akumulasi dari bantuan susulan PKH dan BPNT bagi penerima yang baru beralih ke sistem penyaluran melalui KKS.
Status PKH–BPNT Tahap 4: Masih dalam Proses
Hingga 29 Oktober 2025, pencairan PKH dan BPNT untuk Tahap 4 masih dalam tahap persiapan. Berdasarkan data dari akun Supervisor SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation), saat ini bansos periode Oktober–Desember masih berada pada tahap Verifikasi Rekening (VerRek).
KPM diimbau untuk bersabar, sebab tanda dimulainya penyaluran tahap keempat kemungkinan mulai terlihat pada pertengahan atau akhir November.
Khusus untuk wilayah Aceh, beberapa penerima PKH melalui Bank BSI dilaporkan sudah mendapatkan saldo PKH Tahap 4. Sementara penyaluran BPNT di provinsi tersebut masih dalam proses.
BLT KESRA Rp900.000 Diperpanjang
Selain bansos reguler, kabar baik juga datang dari program BLT KESRA Rp900.000. Proses verifikasi calon penerima yang semula dijadwalkan berakhir pada 28 Oktober 2025 kini diperpanjang.
Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) memberikan waktu tambahan bagi operator SIKS-NG di tingkat desa dan kelurahan untuk menyelesaikan proses verifikasi kelayakan.
Perpanjangan ini diharapkan membuat penyaluran BLT KESRA dapat segera dilakukan setelah seluruh data penerima dinyatakan valid.
KPM diimbau untuk tidak terburu-buru mengecek saldo di ATM atau e-warung. Bagi penerima baru yang baru menerima KKS dan saldo masuk, sebaiknya menunggu informasi resmi dari pendamping sosial setempat guna memastikan jenis bantuan yang diterima.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga