RADAR BOGOR - Menjelang akhir Oktober 2025, ramai kabar mengenai saldo bantuan sosial (bansos) yang masuk dengan nominal besar ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) milik penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Banyak KPM menduga, pencairan bansos PKH BPNT itu merupakan penyaluran tahap keempat.
Secara lengkap, informasi mengenai saldo dan update bansos PKH BPNT tahap 4 akan di ulas sebagai berikut.
1. Penjelasan Saldo Bansos “Dobel-Dobel” Rp2 Juta - Rp3 Juta
Diketahui berdasarkan kanal Diary Bansos, saldo besar yang tiba-tiba masuk ke rekening KKS Mandiri, BNI, BRI, dan BSI, dengan nominal antara Rp2 juta hingga Rp3 juta, merupakan pencairan rapel atau susulan bagi penerima yang baru mendapatkan kartu KKS menggantikan penyaluran tunai dari kantor pos.
Penerima golongan ini disebut sebagai KPM peralihan, dan dana yang masuk merupakan gabungan dari beberapa tahap bantuan yang sebelumnya belum cair.
Beberapa di antaranya mencakup PKH tahap 2 dan 3, BPNT tahap 2 dan 3, serta penebalan BPNT periode Juni-Juli senilai Rp400.000 yang hanya cair satu kali.
Pencairan dapat terjadi secara global, di mana semua bantuan masuk bersamaan dan membuat saldo tampak besar, atau secara bertahap dengan dana yang masuk terpisah antara BPNT dan PKH.
Karena itu, banyak penerima melaporkan saldo “dobel” di aplikasi mobile banking maupun mesin ATM.
2. Update Status PKH dan BPNT Tahap 4 Tahun 2025 (Periode Oktober-Desember)
Berdasarkan pembaruan per 29 Oktober 2025, status pencairan PKH dan BPNT tahap 4 untuk periode Oktober, November, dan Desember masih dalam proses di SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial - Next Generation) Dinas Sosial kabupaten/kota.
Status saat ini tercatat masih berada di tahap verifikasi rekening. Proses belum sampai pada penerbitan Surat Perintah Membayar (SPM) maupun Standing Instruction (SI), sehingga dana belum bisa dicairkan ke rekening sebagian besar penerima.
Prediksi sementara menunjukkan bahwa tanda-tanda atau “hilal” pencairan bansos tahap 4 akan terlihat pada bulan November, kemungkinan di pertengahan atau akhir bulan.
Namun, ada pengecualian bagi penerima di wilayah tertentu, terutama yang menggunakan Bank Syariah Indonesia (BSI).
Di Aceh, misalnya, beberapa KPM lama dilaporkan sudah menerima saldo PKH tahap 4, meskipun bantuan BPNT-nya masih dalam tahap pemrosesan.
3. Update BLT Kesra Rp900.000: Proses Verifikasi Diperpanjang
Selain PKH dan BPNT, video ini juga menginformasikan perkembangan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Sosial atau BLT Kesra senilai Rp900.000.
Berdasarkan surat resmi dari Kementerian Sosial (Kemensos), batas akhir verifikasi kelayakan calon penerima awalnya ditetapkan pada 28 Oktober 2025.
Namun, per tanggal 29 Oktober, menu verifikasi kelayakan di sistem SIKS-NG masih terbuka dan aktif digunakan oleh operator daerah.
Hal ini mengindikasikan adanya perpanjangan waktu verifikasi oleh Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), mengingat masih banyak daerah yang belum menyelesaikan proses verifikasi penerima.
Penyaluran BLT Kesra Rp900.000 baru akan dilakukan setelah seluruh proses verifikasi kelayakan selesai dan data dinyatakan valid oleh Pusdatin.
Dengan demikian, KPM diimbau untuk rutin memeriksa status bantuan di aplikasi Cek Bansos atau berkoordinasi dengan pendamping sosial setempat agar tidak ketinggalan informasi.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga