Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

PKH Tahap 4 Belum Cair Tapi Ada KPM Bansos Dapat Rp2 Juta Lebih di KKS! Fakta Asli dari SIKS-NG Akhirnya Terungkap

Ira Yulia Erfina • Rabu, 29 Oktober 2025 | 18:50 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos PKH ke KPM.
Ilustrasi penyaluran bansos PKH ke KPM.

RADAR BOGOR - Beredarnya kabar mengenai pencairan Bantuan Sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 4 melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di berbagai bank seperti Mandiri, BRI, dan BNI kembali ramai dibicarakan oleh KPM.

Dalam artikel ini, akan mengulas fakta resmi soal bansos PKH untuk KPM, berdasarkan data dari Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial - Next Generation (SIKS-NG) milik Dinas Sosial, melansir YouTube Cek Bansos.

Akan dijelaskan pula secara detail bagaimana status pencairan bansos PKH Tahap 4 sebenarnya belum dimulai, dan apa saja faktor yang membuat sebagian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melihat saldo masuk di rekening mereka.

1. Status Pencairan PKH Tahap 4 di KKS Mandiri, BRI, dan BNI

Dilansir dari kanal Cek Bansos, hasil pengecekan melalui akun Supervisor Dinas Sosial Kabupaten dan Kota, proses penyaluran PKH Tahap 4 sudah muncul di dashboard SIKS-NG namun masih dalam tahap verifikasi rekening.

Artinya, data penerima masih dicocokkan dengan data bank untuk memastikan keabsahan rekening penerima.

Tahapan ini merupakan bagian penting sebelum dana bisa benar-benar disalurkan ke rekening KPM. Karena masih dalam tahap verifikasi, maka dapat disimpulkan bahwa hingga saat ini PKH Tahap 4 belum cair di bank-bank penyalur utama seperti Mandiri, BRI, dan BNI.

Hal ini juga menepis rumor bahwa saldo PKH sudah mulai masuk ke KKS pada akhir Oktober 2025.

2. Pencairan Lebih Dulu di Bank BSI (Wilayah Aceh)

Berbeda dengan wilayah lain, Aceh menjadi satu-satunya provinsi yang lebih dulu memulai proses penyaluran Tahap 4 melalui Bank Syariah Indonesia (BSI).

Hal ini disebabkan oleh sistem perbankan di wilayah tersebut yang hanya menggunakan satu bank penyalur, serta jumlah KPM yang tidak sebanyak di provinsi lain.

Proses validasi dan verifikasi data pun lebih cepat sehingga pencairan dapat dilakukan lebih awal.

Namun, perlu ditekankan bahwa pencairan di Aceh ini belum bisa dijadikan patokan nasional, karena tahapan penyaluran di daerah lain masih dalam proses administrasi di SIKS-NG.

3. Klarifikasi Mengenai Saldo yang Masuk di KKS Hari Ini

Ramainya laporan dari masyarakat mengenai saldo bantuan yang masuk ke KKS BNI dan BRI pada akhir Oktober ternyata bukan bagian dari PKH Tahap 4.

Berdasarkan penjelasan dalam video, saldo yang masuk tersebut berasal dari pencairan susulan Tahap 2 dan Tahap 3.

Banyak KPM yang sebelumnya menerima bansos melalui PT Pos Indonesia kini dialihkan ke sistem perbankan, sehingga bantuan tahap sebelumnya baru bisa diterima lewat KKS.

Nilai saldo yang diterima bervariasi antara Rp1.600.000 hingga Rp2.700.000 tergantung pada komponen penerima bantuan di dalam keluarga, seperti ibu hamil, balita, pelajar SD hingga SMA, maupun lansia.

Dengan demikian, saldo besar yang diterima oleh sebagian KPM bukan merupakan dana PKH Tahap 4, melainkan realisasi dari bantuan tahap sebelumnya yang baru tersalurkan.

4. Pembaruan Mengenai BLT Kesra Rp900.000 hingga Rp1.200.000

Selain membahas PKH, video tersebut juga menyampaikan informasi mengenai Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Sosial (BLT Kesra) dengan nominal antara Rp900.000 hingga Rp1.200.000.

Program ini ditujukan bagi masyarakat non-penerima bansos yang belum pernah mendapatkan bantuan PKH atau BPNT sebelumnya.

Batas akhir proses verifikasi kelayakan penerima ditetapkan hingga 28 Oktober 2025. Beberapa KPM di Jakarta bahkan telah menerima surat pemberitahuan mengenai potensi penerimaan bantuan tersebut.

Bagi masyarakat yang belum memiliki KKS, dana BLT Kesra akan disalurkan melalui Kantor Pos, sedangkan bagi mereka yang sudah memiliki KKS cukup menunggu saldo bantuan masuk ke rekening masing-masing.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#kpm #bansos #pkh