Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Klarifikasi Saldo Bansos Pencairan Dobel di KKS Tiga Bank Berikut Ini, Penyaluran Akumulasi 5 Bantuan Sekaligus

Mutia Tresna Syabania • Kamis, 30 Oktober 2025 | 15:25 WIB
Ilustrasi: Penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada para penerima manfaat atau KPM.
Ilustrasi: Penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada para penerima manfaat atau KPM.
RADAR BOGOR - Pada penghujung bulan Oktober 2025, media sosial ramai dengan unggahan KPM bansos yang memperlihatkan saldo bansos dalam jumlah besar, bahkan ganda, masuk ke Kartu KKS Bank BNI, BRI, dan Mandiri. 
 
Perlu dipahami, dana besar ini bukanlah pencairan bansos PKH atau BPNT Tahap 4, melainkan dana susulan (rapel) untuk KPM penerima baru atau peralihan.
 
Dikutip dari YouTube Diary Bansos, berikut adalah klarifikasi mengenai dana "dobel" yang masuk dan update terbaru status bansos Tahap 4 dan BLT Kesra.
 
1. Penyebab Saldo Besar 'Dobel-Dobel' di KKS Himbara
 
Pencairan saldo besar (bisa mencapai Rp2 Juta hingga Rp3 Juta) di KKS Bank Mandiri, BNI, dan BRI sebagian besar terjadi pada:
 
Baca Juga: Update Bansos Akhir Oktober 2025: Status Tahap 4 Masih Diverifikasi, Belum Cair di Tiga Bank Ini, BLT Kesra Rp900 Ribu Mulai Disiapkan untuk Pencairan
 
KPM Peralihan dari PT Pos: KPM yang sebelumnya menerima bansos secara tunai melalui PT Pos Indonesia, kemudian beralih ke Kartu KKS.
 
KPM Baru: KPM yang baru pertama kali menerima Kartu KKS.
 
Dana yang masuk tersebut adalah akumulasi dari lima jenis bansos sekaligus yang dicairkan secara susulan (rapel):
 
- PKH Tahap 2
 
- PKH Tahap 3
 
- BPNT Tahap 2
 
- BPNT Tahap 3
 
Penebalan BPNT (Rp400.000) alokasi Juni-Juli (Hanya satu kali)
 
Pencairan ini bertujuan untuk menuntaskan penyaluran tahap-tahap sebelumnya (Tahap 2 dan 3) bagi KPM yang baru menerima KKS.
 
Baca Juga: Pemerintah Salurkan BLT Kesra bagi KPM Desil 1 sampai 4 lewat Bank Himbara dan PT Pos, Total Ada 35 Juta KPM, Catat Jadwal Pencairannya
 
Pengecualian Bank BSI: Hanya di Bank BSI (khususnya wilayah Aceh) yang sudah terkonfirmasi adanya pencairan PKH Tahap 4 reguler, sementara BPNT Tahap 4 di wilayah tersebut masih menyusul.
 
2. Status PKH/BPNT Tahap 4 di SIKS-NG (Per 30 Oktober)
 
KPM yang menantikan penyaluran Tahap 4 (periode Oktober–Desember) harus bersabar. Berdasarkan update sistem SIKS-NG per 29 Oktober 2025:
 
Status Tahap 4: Proses penyaluran PKH dan BPNT Tahap 4 saat ini masih dalam tahap verifikasi rekening.
 
Tahapan Belum Sampai SI: Status belum mencapai tahapan SPM (Surat Perintah Membayar) maupun SI (Standing Instruction), yang merupakan sinyal akhir pencairan.
 
Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Buat Aturan untuk Perusahaan Air Mineral di Jabar, Mulai Januari 2026 Angkut Barang Pakai Kendaraan Sumbu Dua
 
Prediksi Pencairan: Penyaluran Tahap 4 secara merata (termasuk bank Himbara lainnya) diprediksi baru akan terlihat jelas pada pertengahan hingga akhir November 2025.
 
3. Update BLT Kesra Rp900.000: Batas Verifikasi Diperpanjang
 
Terkait Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesra senilai Rp900.000, proses verifikasi kelayakan calon penerima non-PKH/BPNT yang seharusnya berakhir 28 Oktober 2025 tampaknya diperpanjang.
 
Verifikasi Masih Berlangsung: Hingga 29 Oktober pagi, proses verifikasi kelayakan di menu SIKS-NG untuk BLTS Kesra masih bisa dilakukan.
 
Penyebab: Perpanjangan waktu ini diyakini diberikan, karena banyak operator SIKS-NG di berbagai daerah yang belum sempat merampungkan proses verifikasi hingga batas waktu awal.
 
Dampak: BLTS Kesra baru akan siap disalurkan setelah proses verifikasi kelayakan ini tuntas 100 persen.
 
 
Editor : Eka Rahmawati
#bansos