RADAR BOGOR - Pada penghujung Oktober 2025, sejumlah warga melaporkan pencairan bantuan sosial (bansos) bahkan mencapai Rp5 juta lebih langsung ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) mereka.
Fenomena ini membuat warganet heboh, terutama setelah bukti transfer (struk ATM) beredar luas di media sosial.
Dilansir dari kanal YouTube Pendamping Sosial, pencairan besar-besaran ini merupakan hasil dari penyaluran ganda beberapa program bansos sekaligus, yakni PKH (Program Keluarga Harapan), BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai), serta penebalan bantuan tahap 2 dan tahap 3.
Salah satu penerima, Maya Sari, menceritakan bahwa awalnya ia menerima kartu KKS Bank BRI sekitar pertengahan Oktober. Namun, saldo di rekeningnya masih kosong.
KKS Baru Jadi Kunci
Berdasarkan informasi terbaru, pencairan fantastis ini hanya terjadi pada penerima KKS baru hasil peralihan dari PT Pos Indonesia ke Bank Himbara (Bank BRI, BNI, dan Mandiri).
Baca Juga: Saldo KKS PKH dan BPNT Tahap 4 Belum Masuk Bank Himbara? Berikut Kriteria KPM yang Cair Duluan
Artinya, bukan semua KKS yang baru dicetak karena hilang atau rusak, melainkan penerima yang memang beralih sistem penyaluran.
Adapun bank yang mendominasi pencairan kali ini adalah Bank BRI dan BNI, sementara Bank Mandiri telah lebih dahulu mencairkan bansos pada bulan sebelumnya.
Pencairan tahap demi tahap ini disebut sebagai “bansos susulan” untuk penerima baru yang sebelumnya belum sempat menikmati bantuan tahap 2 dan 3.
Baca Juga: Pemerintah Salurkan BLT Kesra bagi KPM Desil 1 sampai 4 lewat Bank Himbara dan PT Pos, Total Ada 35 Juta KPM, Catat Jadwal Pencairannya
KKS Lama Masih Menunggu Tahap 4
Lalu, bagaimana dengan nasib pemegang KKS lama? Mereka disebut masih harus bersabar menunggu pencairan tahap 4 serta BLT Kesra Rp900 ribu yang kini masih dalam proses verifikasi.
BSI Jadi yang Terdepan di Tahap 4
Sementara itu, untuk bansos tahap 4, baru Bank Syariah Indonesia (BSI) yang terkonfirmasi mulai menyalurkan bantuan kepada warganya, terutama di wilayah Aceh dan sekitarnya.
Meski demikian, baru sekitar 65% penerima yang telah menerima bantuan.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tetap memantau saldo KKS secara berkala dan tidak mudah percaya pada hoaks terkait pencairan instan.
Hal penting yang perlu diingat juga adalah bahwa masa kepesertaan PKH kini dibatasi hanya lima tahun.
Oleh sebab itu, masyarakat diminta memanfaatkan bantuan dengan bijak dan tidak bergantung sepenuhnya pada program pemerintah.
Dengan pencairan besar-besaran yang terjadi menjelang akhir tahun ini, banyak warga berharap bansos tahap keempat dan BLT Kesra Rp900 ribu segera menyusul cair agar semua penerima bisa menikmati rezeki akhir tahun secara merata.