RADAR BOGOR - Dalam upaya menstabilkan ekonomi nasional, penyaluran bantuan sosial (bansos) triwulan IV tahun 2025 menjadi perhatian utama.
Kementerian Sosial (Kemensos) mempercepat proses penyaluran dana untuk Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), BLT Kesra Rp900.000, serta bantuan pangan tambahan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter.
Mengutip dari kanal YouTube INFO BANSOS, Kemensos baru saja merilis Basis Data Nominatif Penerima (BNBA) SP2D untuk PKH Tahap 4 Termin 1 dan 2 yang mencakup lebih dari 9 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Rilis data ini mengindikasikan pencairan akan dilakukan secara multi tahap, dengan kemungkinan KPM menerima dana dari berbagai tahap sekaligus, khususnya bagi mereka yang baru divalidasi atau beralih dari PT Pos ke KKS.
Prioritas Penyaluran SP2D Tahap 4: Daftar Daerah Penerima
Penyaluran PKH Tahap 4 Termin 1 dan 2 kini difokuskan pada wilayah 3T dan KPM yang menggunakan Bank Mandiri sebagai bank penyalur.
1. Penyaluran melalui PT Pos untuk Daerah 3T
Penyaluran ditujukan untuk daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) yang memiliki keterbatasan akses perbankan dan jaringan internet.
Terdapat 62 kabupaten yang masuk daftar ini tersebar di berbagai provinsi, seperti:
- Nusa Tenggara Timur: Timur Tengah Selatan, Alor, Belu, Kupang, Lembata, Lombok Utara, Malaka, Rote Ndao, Sabu Raijua, Sumba Barat, Sumba Tengah, Sumba Timur.
- Papua dan Papua Barat: Pegunungan Bintang, Asmat, Biak Numfor, Boven Digoel, DeAi, Dogiai, Intan Jaya, Jayapura, Jayawijaya, Kaimana, Mamberamo Raya, Mamberamo Tengah, Merauke, Mimika, Nabire, Paniai, Pegunungan Arfak, Puncak, Puncak Jaya, Raja Ampat, Sorong Selatan, Supiori, Tambrauw, Teluk Bintuni, Teluk Wondama, Tolikara, Yalimo.
- Maluku dan sekitarnya: Buru Selatan, Kepulauan Aru, Kepulauan Sula, Maluku Barat Daya, Seram Bagian Barat, Seram Bagian Timur, Taliabu.
2. Penyaluran melalui KKS Bank Mandiri
Sebanyak 30 daerah turut tercatat dalam BNBA SP2D untuk pencairan melalui KKS Bank Mandiri, meliputi:
- Jawa: Bogor, Brebes, Garut, Banyumas, Jember, Sumenep, Kebumen, Cilacap, Gunung Kidul, Ciamis, Jepara, Kendal, Sleman, Pandeglang.
- Sumatera: Lampung Timur, Lampung Utara, Tanggamus, Ogan Komering Ilir, Simalungun, Ogan Komering Ulu Timur, Serdang Bedagai, Pesawaran, Musi Rawas, Way Kanan, Rokan Hilir, Rokan Hulu, Batubara, Lingga, Kepulauan Meranti, Ogan Komering Ulu, Pesisir Selatan.
Perlu dicatat, penerbitan SP2D tidak menjamin pencairan serentak, melainkan akan dilakukan secara bertahap sesuai kesiapan masing-masing bank.
BLT Rp900 Ribu dan Bantuan Pangan Tambahan Mulai Disalurkan
Selain bansos reguler di atas, dua program tambahan juga mulai didistribusikan:
BLT Kesra Rp900.000 ditujukan untuk KPM desil 1 sampai 4 dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), mencakup alokasi tiga bulan (Oktober—Desember).
Program ini digelontorkan dengan total nilai Rp31,54 triliun dan menargetkan sekitar 35 juta KPM.
Bantuan pangan tambahan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter mulai disalurkan kepada jutaan KPM dengan alokasi rapel untuk Oktober dan November 2025.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf saat meninjau penyaluran bansos di Bandung menegaskan pentingnya bantuan sosialisasi yang tepat sasaran.
Mensos mengingatkan agar dana bansos dipakai sesuai kebutuhan dan tidak digunakan untuk hal-hal negatif seperti judi online.***
Sumber naskah: YouTube INFO BANSOS