RADAR BOGOR - Informasi penting dan gembira bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan dan Bantuan Pangan Non Tunai (PKH BPNT), dan bantuan tambahan lainnya.
Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) semakin merata pada Sabtu (1/11/2025) atau di awal bulan November 2025.
Tak hanya itu, bantuan sosial (bansos) reguler PKH BPHT tahap yang keempat juga sudah mulai dicairkan merata oleh pemerintah di seluruh Indonesia.
Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Tegas! Truk ODOL Dilarang Total di Jabar Mulai 2 Januari 2026
Update pada Sabtu (1/11/2025) malam, sekitar 14 juta sudah menerima bansos reguler, baik KPM Peralihan, Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih, dan KKS Lama.
Dalam minggu ini, bantuan disebut-sebut akan dicarikan kembali untuk 14 juta KPM BLTS Kesra sebesar Rp900.000.
Penerima manfaat BLT Kesra yang berasal dari Sragen Jawa Tengah sudah menerima pencairan bansos senilai Rp900.000.
Baca Juga: E Tiramisu Viral di Blok M dan Stasiun Tugu Yogyakarta, Kini Hadir di Kota Hujan, Cek Selengkapnya
Salah satu KPM melaporkan, ada saldo masuk Rp900.000 di Bank BNI untuk wilayah di Tanjung Anom Pasaleman, Cirebon, Jawa Barat.
Bansos BLT Kesra yang sudah masuk Sabtu (1/11/2025) pagi di awal bulan, menjadi kabar yang sangat menggembirakan bagi KPM.
Selanjutnya, KPM menerima saldo penyaluran bansos reguler tahap keempat melalui Bank BRI.
Setiap KPM menerima saldo yang berbeda, ada yang Rp725.000, ada juga KPM yang menerima Rp1.500.000, namun ada juga yang mendapatkan Rp750.000.
Besaran setiap banatuan yang diterima tergantung dari komponen yang ada dalam Kartu Keluarga (KK) penerima manfaat.
KPM yang sudah mendapatkan informasi dari pendamping sosial terkait pencairan bantuan BLTS Kesra, dihimbau untuk mengecek kartu KKS.
Apakah bantuan BLTS Kesra senilai Rp900 ribu dan bansos reguler PKH BPNT tahap keempat sudah diterima di rekening penerima manfaat.
Bagi KPM yang belum mendapat pencairan bansos tahap keempat dan BLTS Kesra harap bersabar.
Jika status di Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS NG) sudah Standing Instruction (SI), maka bantuan akan diterima.
Editor : Siti Dewi Yanti