RADAR BOGOR - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sosial (Kemensos) terus mempercepat penyaluran bantuan sosial (bansos) tahap keempat.
Bantuan yang akan disalurkan mencakup bansos reguler yang terdiri dari Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Tak hanya itu, bantuan tambahan seperti Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) Rp900.000 dan bantuan pangan beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter juga akan cair.
Baca Juga: Perkuat Ekonomi Daerah, bank bjb Dukung Pembiayaan Perumahan di Cirebon
KPM melaporkan, pencairan saldo yang masuk pada Sabtu (1/11/2025) melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) bernilai cukup besar.
Bahkan, ada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang mengungkapkan menerima bansos hingga Rp6 juta dan Rp9 juta.
Kemungkinan saldo yang masuk adalah KPM validasi baru untuk penyaluran bantuan tahap 2 ditambah tahap 3, ditambah bantuan penebalan sembako.
Baca Juga: Jalin Diplomasi Budaya, Indonesia Berencana Bangun Rumah Budaya Syaikh Yusuf di Afrika Selatan
Kemudian, KPM tersebut juga menerima pencairan bansos tahap keempat dan BLTS sementara senilai Rp900.000.
Jika KPM penerima PKH dan BPNT dengan asumsi satu kali pencairan KPM dam BPNT bisa mencairkan hingga Rp3,3 juta dikali beberapa tahap, ditambah bantuan penebalan dan BLTS Kesra.
Jika diakumulasikan, sekali penerimaan bagi KPM Peralihan PT POS maupun KPM validasi sejak tahap kedua, nominal yang didapat itu bisa tembus Rp9 jutaan.
Baca Juga: Selamat Ulang Tahun ke-3 Pestigo, Tumbuh Bersama, Maju Bersinergi
Salah satu KPM menerima pencairan dana Rp9.500.000 melalui KKS BRI pada Sabtu (1/11/2025).
Hal yang sama juga diungkapkan penerima manfaat bansos, saldo senilai Rp9,4 juta cair di tanggal yang sama melalui KKS BNI.
Sementara itu, penyaluran bansos reguler sudah berjalan dengan persentase yang cukup tajam pada Sabtu (1/11/2025).
Bahkan bansos PKH telah berhasil menerbitkan sekitar 91 persen Surat Perintah Pembayaran Dana (SP2D) atau 9.167.694 KPM.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul berharap seluruh bansos bisa tersalurkan pada November 2025.
Dalam keterangan pers bersama Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Amalia Adininggar, Mensos menyampaikan hasil pemutakhiran data penerima BLTS Kesra untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Dari 18,7 juta data, sekitar 10,2 juta KPM dinyatakan layak menerima BLTS Kesra, sisanya masih diverifikasi dan divalidasi oleh BPS agar tak ada yang terlewat.
Editor : Siti Dewi Yanti