RADAR BOGOR - Penyaluran bansos program Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) senilai Rp900.000 mulai menunjukkan progres besar pada awal November 2025, melalui KKS para KPM.
Berdasarkan Informasi dari kanal Info Bansos, bansos BLT Kesra ini telah dicairkan secara serentak di lebih dari 150 daerah melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) milik penerima di bank-bank Himbara seperti BRI, BNI, BSI, dan Mandiri.
Penyaluran bansos BLT Kesra melalui KKS juga berjalan seiring dengan pencairan bantuan reguler seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
1. Progres Penyaluran Bansos dan BLT Kesra
Penyaluran bantuan sosial kali ini berlangsung secara masif di berbagai wilayah Indonesia. Berdasarkan data terbaru, saldo bantuan BPNT dan BLT Kesra telah masuk ke rekening penerima melalui sistem perbankan Himbara.
Menteri Sosial mengumumkan bahwa total 14 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan mendapatkan bansos reguler pada pertengahan triwulan keempat tahun ini, disusul dengan tambahan 14 juta penerima lainnya di pekan berikutnya.
Secara keseluruhan, program bansos reguler menyasar lebih dari 18,2 juta KPM. Dari jumlah tersebut, 390 ribu merupakan penerima PKH murni, 8,6 juta adalah penerima sembako murni, sementara 9,6 juta KPM menerima bantuan ganda berupa PKH dan sembako secara bersamaan.
Skema ini menjadi dasar utama dalam memperkuat daya beli masyarakat di penghujung tahun.
2. Rincian BLT Kesra Rp900.000
BLT Kesejahteraan Rakyat atau yang kerap disebut BLT Rp900.000 merupakan tambahan bantuan yang disalurkan kepada masyarakat berpenghasilan rendah.
Total nilai bantuan sebesar Rp900.000 diberikan sekaligus untuk tiga bulan, yakni Oktober, November, dan Desember 2025, masing-masing senilai Rp300.000 per bulan.
Program ini menargetkan sekitar 35,4 juta KPM yang tercatat dalam Desil 1 hingga 4 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
KPM penerima BPNT murni berpotensi memperoleh total dana hingga Rp1,5 juta dari kombinasi bantuan reguler dan BLT Kesra.
Sedangkan penerima PKH plus BPNT akan menerima tambahan dana yang juga signifikan.
Pemerintah menegaskan bahwa penyaluran ini ditujukan untuk menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga berpendapatan rendah di tengah kondisi harga kebutuhan pokok yang masih fluktuatif.
3. Jalur dan Batas Waktu Penyaluran Bantuan
Pencairan BLT Kesra dan bansos reguler dimulai sejak 20 Oktober 2025 melalui Bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BSI) serta PT Pos Indonesia.
Hingga awal November, penyaluran melalui bank telah mencapai tahap lanjutan, dengan dana langsung masuk ke rekening penerima.
Sementara itu, PT Pos Indonesia menangani penyaluran bagi sekitar 17,2 juta KPM, khususnya bagi penerima lansia dan penyandang disabilitas melalui sistem door to door.
Menteri Keuangan menargetkan agar seluruh penyaluran dapat rampung sebelum akhir Desember 2025, dengan penambahan jadwal pencairan bertahap dalam dua pekan ke depan.
Namun demikian, masih terdapat kendala di lapangan seperti keterlambatan verifikasi data dan distribusi di beberapa daerah.
Untuk mengatasi hal tersebut, Kemensos memperpanjang proses verifikasi melalui aplikasi SIKS NG, yang memungkinkan pembaruan data secara digital sebelum dana disalurkan.
4. Daerah-daerah yang Terpantau Menerima BLT Kesra
Berdasarkan pantauan dari kanal Info Bansos, pergerakan saldo BLT Kesra dan BPNT terdeteksi aktif di lebih dari 150 daerah di seluruh Indonesia.
Untuk Bank BRI, daerah yang telah melaporkan pencairan antara lain Kabupaten Cianjur, Tasikmaya, Grobogan, Lombok Timur, Tangerang, Nganju, Majalengka, Lampung Tengah, Subang, Demak, Purbalingga, Lampung Selatan, Banjarnegara, Pati, Sumedang, Kota Medan, Lombok Tengah, Sampang, Blora, Lebak, Temanggung, Bangkalan, Kota Palembang, Purworejo, Kota Bandar Lampung, Lombok Barat, Langkat, hingga Polewalimandar.
Sementara melalui Bank BNI, daerah penerima yang telah terpantau di antaranya Bandung, Cirebon, Probolinggo, Malang, Indramayu, Sukabumi, Pemalang, Kediri, Pasuruan, Magelang, Klaten, Bojonegoro, Bandung Barat, Lamongan, Bekasi, Jombang, Bantul, Ngawi, Wonosobo, Bondowoso, Blitar, Kuningan, Sragen, Ponorogo, Gresik, Pamekasan, Wonogiri, Boyolali, serta berbagai wilayah di Jakarta dan Jawa lainnya.
Adapun untuk Bank Mandiri, informasi penyaluran masih terbatas namun diperkirakan akan meningkat dalam beberapa hari ke depan seiring penyelesaian tahap transfer dan verifikasi data penerima.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga