Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Saldo BLT Rp900.000 Banjiri KKS Bank BNI dan BRI! KPM Diingatkan Larangan Keras Setelah Bansos Cair: Auto Blokir Jika Melanggar

Kholikul Ihsan • Senin, 3 November 2025 | 06:10 WIB
Ilustrasi pengambilan dana bansos
Ilustrasi pengambilan dana bansos

RADAR BOGOR – Akhir pekan kali ini benar-benar membawa kejutan bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Meskipun Minggu, 2 November 2025, merupakan hari libur nasional, pencairan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) senilai Rp900.000 dilaporkan justru membanjiri rekening KKS (Kartu Keluarga Sejahtera), terutama melalui Bank BNI dan BRI.

Fenomena ini menegaskan bahwa sistem penyaluran bantuan pemerintah bekerja tanpa henti, memicu optimisme KPM di seluruh Indonesia.

Namun, seiring dengan kegembiraan pencairan, pemerintah melalui pendamping sosial juga mengeluarkan peringatan keras yang harus dipatuhi KPM jika tidak ingin kepesertaannya di tahap selanjutnya diblokir.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari kanal YouTube KLIK BANSOS, pencairan BLT Kesra sebesar Rp900.000 untuk alokasi tiga bulan (Oktober–Desember) pada Minggu, 2 November 2025, didominasi oleh Bank BNI dan BRI, menyusul Bank BSI yang telah lebih dulu menyalurkan bantuan pada hari sebelumnya.

Peta Pencairan Rp900.000: Dari Jawa Barat hingga Sulawesi

Sejumlah daerah dilaporkan telah mencatatkan saldo masuk Rp900.000 di KKS mereka, menandai “pecah telur” masif di berbagai provinsi:

• Jawa Barat: Bandung Barat, Cimahi Selatan, dan Tasikmalaya (via BNI).

• Jawa Timur: Gresik (via BNI).

• Jawa Tengah: Terpantau juga telah cair (via BRI).

• Sulawesi: Pencairan terus berlangsung (via BRI).

• Aceh: Pencairan terus berlangsung (via BSI).

Bahkan, KPM pemegang KKS baru yang merupakan peralihan dari skema PT Pos Indonesia dilaporkan menerima saldo besar hingga Rp3.500.000. Jumlah ini merupakan gabungan dari bantuan PKH/BPNT tahap sebelumnya dan BLT Kesra.

Tanda Tanya Besar: Kapan Bank Mandiri Menyusul?

Di tengah euforia pencairan, satu bank penyalur utama, Bank Mandiri, terpantau masih belum memproses saldo BLT Kesra Rp900.000.

“Hasil cek saldo bantuan BLT Kesra Rp900.000 dengan bank penyalur Mandiri pagi ini terpantau masih belum dicairkan,” kata sumber tersebut, sembari berharap Bank Mandiri segera menyusul dalam beberapa hari ke depan.

Sebagai informasi, BLT Kesra ini menyasar sekitar 35 juta KPM yang termasuk dalam kategori Desil 1 hingga Desil 4, baik penerima PKH/BPNT maupun masyarakat yang baru menerima bansos melalui PT Pos Indonesia.

Wajib Tahu! Dua Larangan Keras Setelah Bansos Cair

Selain pembaruan dana tunai, KPM juga menerima informasi penting terkait sanksi pemblokiran kepesertaan. Sesuai peraturan terbaru, terdapat dua larangan keras yang tidak boleh dilanggar setelah bantuan sosial cair:

• Dilarang keras menggunakan uang bantuan untuk game online terlarang. Jika terdeteksi, kepesertaan akan diblokir pada tahap selanjutnya.

• Dilarang keras menggunakan uang bantuan untuk membeli rokok atau minuman keras.

KPM diimbau menggunakan dana bansos ini sesuai dengan tujuan utama program, yaitu untuk meningkatkan kesejahteraan dan gizi keluarga.***

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Eli Kustiyawati
#BLT Kesra #kpm #bantuan langsung tunai #pencairan