RADAR BOGOR – Para keluarga penerima manfaat (KPM) melaporkan bahwa saldo Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) senilai Rp900.000 sudah masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) mereka.
Dilansir dari kanal YouTube Cek Bansos, penyaluran BLT Kesra hari ini paling aktif terjadi di Bank BNI dan Bank BRI.
Beberapa penerima di wilayah Gorontalo, Pontianak, dan Bantul telah mengonfirmasi bahwa saldo bantuan sudah masuk. Penyaluran ini tidak hanya untuk KKS baru, tetapi juga KKS lama.
Namun, masyarakat diimbau untuk tidak panik apabila saldo mereka belum masuk, karena proses pencairan dilakukan secara bertahap hingga Desember 2025.
Baca Juga: Pemerintah Salurkan BLT Kesra bagi KPM Desil 1 sampai 4 lewat Bank Himbara dan PT Pos, Total Ada 35 Juta KPM, Catat Jadwal Pencairannya
Sementara itu, update terbaru untuk PKH dan BPNT tahap 4 menunjukkan bahwa progres pencairan masih di bawah 50 persen.
Bank BSI telah menyalurkan 43 persen untuk PKH dan 21 persen untuk sembako, sedangkan Bank Mandiri mencatat 37 persen dan 34 persen.
Untuk BRI dan BNI, penyaluran baru sekitar 1 persen. Artinya, sebagian besar penerima masih dalam tahap menunggu, dan pencairan belum serentak di seluruh wilayah.
Bagi masyarakat yang belum mendapatkan bantuan, kanal tersebut mengimbau untuk memeriksa status penerimaan melalui aplikasi “Cek Bansos” resmi dari Kemensos.
Penerima BLT Kesra Rp900.000 adalah mereka yang termasuk kategori desil 1 hingga 4 dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Selain BLT Kesra, pemerintah juga menyiapkan dua bansos tambahan besar yang mulai disalurkan pekan ini.
Baca Juga: Rezeki Nomplok KKS Lama dan Baru, BLT Kesra Sudah Bisa Ditarik, Ini Daftar Daerah yang Sudah Kebagian
Ada beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter untuk 18,2 juta KPM di seluruh Indonesia.
Beberapa daerah seperti Jambi, Aceh, Sorong, dan Papua Barat sudah melaksanakan penyaluran, dan warga diharapkan menunggu undangan resmi dari Perum Bulog untuk pengambilan bantuan di wilayah masing-masing.
Dengan tiga jenis bantuan sosial yang berjalan bersamaan PKH, BPNT, dan BLT Kesra, pemerintah berharap dapat memperkuat daya beli masyarakat di akhir tahun 2025.
Namun, masyarakat diingatkan agar tidak mudah percaya dengan informasi palsu atau tautan tidak resmi yang mengatasnamakan pencairan bansos.
Pastikan selalu memeriksa status bantuan Anda melalui aplikasi Cek Bansos resmi atau instansi terkait di wilayah masing-masing.