RADAR BOGOR - Sekitar 150 kabupaten kota direncanakan akan segera menerima pencairan bansos tahap keempat dan Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) melalui Bank BRI dan BNI.
Sedangkan penyaluran bansos tahap keempat melalui Bank Mandiri belum ada informasi yang memadai, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) harus bersabar selama beberapa hari ke depan.
Jadwal umum pencairan BLTS Kesra dimulai sejak 20 Oktober 2025 melalui Bank Himbara, BRI, BNI, Mandiri, BTN, dan PT Pos Indonesia.
Penyaluran melalui bank sudah mencapai tahap lanjutan di awal November dengan transfer langsung ke rekening penerima.
Untuk penyaluran melalui PT Pos Indonesia akan dilakukan door to door bagi lansia dan penyandang disabilitas.
Perkembangan penyaluran hingga akhir Oktober masih mengalami kendala logistik di beberapa daerah seperti keterlambatan verifikasi data sehingga tidak merata.
Namun Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjanjikan, target percepatan akan selesai sebelum akhir Desember 2025.
Pada awal November ini, bansos serentak termasuk BLT Kesra mulai membanjiri bank-bank penyalur, terutama di wilayah urban seperti Jawa Barat dan Jawa Timur.
Pada Senin (3/11/2025) lalu, tidak ada informasi terbaru, namun proses verifikasi diperpanjang melalui aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation (SIKS NG) untuk memastikan lebih banyak penerima yang terdaftar.
Baca Juga: Dukung Program Subsidi 3 Juta Rumah, Pemkab Bogor Gratiskan BPHTB Bagi Warga Ber KTP Bogor
Jika KPM belum menerima, kemungkinan besar masih dalam antrian tahap November 2025. Pemerintah menekankan transparansi dengan pencairan bertahap hingga 2 pekan ke depan.
Kemudian, terkait penyaluran bansos reguler sudah semakin lancar, sebanyak 14 juta KPM di berbagai daerah akan menerima penyaluran pencairan bantuan pada pertengahan tahap keempat tahun 2025.
Diketahui, bansos reguler meliputi Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang menyasar lebih dari 18,2 juta KPM.
Kementerian Sosial mengatakan, terdapat sekitar 390.000 lebih KPM penerima PKH murni, 8,6 juta lebih penerima BPNT murni, dan 9,6 juta KPM yang menerima bantuan ganda.
Penyaluran bansos reguler tersebut dilakukan melalui Bank-bank Himbara bagi penerima manfaat yang telah memiliki rekening.
Sedangkan PT Pos Indonesia ditugaskan untuk menyalurkan bantuan bagi masyarakat yang belum memiliki rekening atau tinggal di wilayah terpencil dengan akses yang terbatas.
Editor : Siti Dewi Yanti