RADAR BOGOR - Pemerintah di bawah arahan Presiden RI Prabowo Subianto mulai menyalurkan program Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat atau BLT Kesra untuk Triwulan ke-4 tahun 2025.
Program ini merupakan upaya nyata Kementerian Sosial (Kemensos) untuk menjaga daya beli masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
BLTS disalurkan sebesar Rp900.000 per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masuk dalam kategori desil 1 sampai desil 4. Dana ini dialokasikan untuk tiga bulan sekaligus, yaitu periode Oktober, November, dan Desember 2025.
Kemensos mengklaim, program ini merupakan bansos terbesar yang pernah disalurkan melalui kementerian tersebut.
“Program ini akan menjangkau lebih dari 140 juta jiwa, ini merupakan bansos terbesar yang pernah disalurkan,” ucap Menteri Sosial Saifullah Yusuf dilansir dari kanal YouTube Kemensos RI.
Program BLTS ini menjangkau:
- 35 Juta KPM: Jumlah total Keluarga Penerima Manfaat yang disasar.
- Dua Kelompok Sasaran: KPM bansos reguler (penerima PKH/Sembako) dan KPM Perluasan.
Sebelumnya, pada bulan Juni dan Juli, pemerintah juga telah memberikan penebalan bantuan sosial sebesar Rp400.000 bagi penerima PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai (Sembako).
Mekanisme Penyaluran dan Akurasi Data
Saat ini, proses penyaluran BLTS sedang berlangsung secara bertahap melalui Bank Himbara dan PT Pos Indonesia.
Menteri Sosial menegaskan bahwa penyaluran bansos harus tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. Dasar utama penyaluran ini mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSN).
Data ini telah melalui proses verifikasi, validasi, dan pemutakhiran data yang ketat dan berkelanjutan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan pemerintah daerah.
Demi meningkatkan akurasi data, Kemensos mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam proses pemutakhiran DTSN:
- Jalur Formal: Melalui Ketua RT/RW, desa/kelurahan, Dinas Sosial (Dinsos), atau pendamping sosial.
- Jalur Partisipasi: Melalui aplikasi Cek Bansos yang menyediakan menu Usul dan Sanggah, atau dapat menghubungi Command Center 021-171.
Pemerintah berkomitmen penuh untuk terus menghadirkan DTSN yang semakin akurat agar bantuan sosial benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan.***
Editor : Eka Rahmawati