RADAR BOGOR – Terdapat perkembangan terbaru penyaluran berbagai program bantuan sosial (bansos) pemerintah yang berlangsung awal November 2025.
Melansir kanal Diary Bansos, para penerima manfaat (KPM) mulai dari pembaruan saldo di rekening KKS hingga pedoman penggunaan kartu.
1. Pembaruan Saldo KKS di Empat Bank Penyalur
Per 3 November 2025, Bank BNI menjadi bank paling ramai menyalurkan saldo bantuan sosial, terutama untuk program BLT Skestra sebesar Rp900.000.
Banyak KPM melaporkan saldo bantuan tersebut telah masuk ke rekening mereka. Sementara itu, saldo untuk program PKH dan BPNT masih terbatas dan baru muncul di sebagian wilayah.
Pemerintah disebut tengah melakukan proses penyaluran bertahap hingga seluruh KPM menerima haknya.
Khusus bagi KPM yang baru beralih dari kantor pos ke sistem KKS Bank BNI, saldo untuk PKH dan BPNT Tahap Kedua dan Ketiga, termasuk penebalan BPNT sebesar Rp400.000 untuk periode Juni-Juli, juga sudah mulai masuk.
Hal ini menandakan bahwa proses pemindahan data penerima bansos dari sistem lama ke sistem perbankan sudah mulai rampung di sejumlah daerah.
2. Pedoman Resmi Penggunaan Kartu KKS
Pemerintah menegaskan bahwa Kartu KKS wajib disimpan dan dipegang langsung oleh KPM, bukan oleh pihak lain seperti perangkat desa atau pendamping.
KPM memiliki hak penuh untuk memilih lokasi pencairan, baik di mesin ATM maupun agen bank, tanpa boleh diarahkan atau dipaksa oleh pihak mana pun.
Bila mencairkan lewat ATM, keuntungannya tidak ada potongan administrasi selama menggunakan mesin dari bank yang sama.
Namun, kelemahannya adalah nominal bantuan pecahan kecil seperti Rp25.000 atau Rp75.000 tidak bisa ditarik.
Sebaliknya, pencairan di agen bank memungkinkan seluruh nominal dicairkan termasuk pecahan kecil, tapi terdapat biaya administrasi yang dibebankan kepada KPM.
3. 18,27 Juta KPM Dapat Bantuan Dobel
Salah satu poin menarik dari video ini adalah adanya 18,27 juta KPM yang masuk kategori beruntung karena menerima bantuan dobel.
Kelompok ini berasal dari desil 1 hingga desil 4 dan mendapatkan kombinasi bantuan BPNT reguler, PKH, BLT Skestra Rp900.000, serta bantuan beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter.
Namun, pengelola kanal mengingatkan bahwa bantuan ini bersifat stimulus, bukan sumber penghasilan utama.
KPM diimbau untuk menggunakan dana tersebut dengan bijak dan tidak menyalahgunakannya, terutama untuk hal-hal yang tidak produktif seperti game online terlarang.
4. Update Status Penyaluran PKH dan BPNT Tahap Keempat di SIKS-NG
Dalam sistem SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation), pemerintah menetapkan batas akhir penyaluran bansos hingga Desember 2025.
Untuk BPNT periode Oktober-Desember, banyak data KPM yang sudah berstatus “Berhasil Cek Rekening” dan tengah menunggu proses lanjutan berupa penerbitan SPM (Surat Perintah Membayar), SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana), dan SI (Standing Instruction).
Sementara itu, status bantuan PKH masih bervariasi. Ada yang sudah sampai tahap SPM, ada yang masih “Berhasil Cek Rekening”, dan sebagian lainnya masih “Proses Cek Rekening”.
Perbedaan status ini wajar karena setiap KPM memiliki waktu proses yang berbeda di sistem perbankan.
Berdasarkan prediksi, pencairan besar-besaran PKH dan BPNT Tahap Keempat diperkirakan terjadi antara pertengahan hingga akhir November 2025, atau paling lambat awal Desember 2025.