Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Status Bansos PKH BPNT di SIKS-NG November 2025 Terbaru: Proses SPM Sudah Aktif, BLT Kesra Rp900 Ribu Cair Bertahap di KKS

Ira Yulia Erfina • Selasa, 4 November 2025 | 13:23 WIB
Ilustrasi: Penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada KPM.
Ilustrasi: Penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada KPM.

RADAR BOGOR – Kabar Baik untuk KPM, ada pembaruan penting seputar penyaluran berbagai bantuan sosial (bansos) yang tengah berlangsung pada awal November 2025.

Informasi terbaru berfokus pada perubahan sistem SIKS-NG, progres pencairan Tahap 4 untuk PKH dan BPNT, hingga kabar pencairan BLT Kesra sebesar Rp900.000 di sejumlah daerah.

Saldo juga dikabarkan muncul di beberapa Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang sempat menimbulkan kebingungan di kalangan KPM, berikut penjelasannya dilansir dari kanal YouTube Cek Bansos.

1. Pembaruan Sistem SIKS-NG Tahap 4 untuk PKH dan BPNT

Dalam pembahasan awal, diketahui ada tampilan baru di sistem SIKS-NG milik pendamping sosial yang memperlihatkan status penyaluran bansos Tahap 4, mencakup bulan Oktober, November, dan Desember 2025.

Pada bagian BPNT atau bantuan sembako, periode salur sudah disesuaikan dengan tiga bulan terakhir tahun ini, dan status transaksi kini berada pada tahap “berhasil cek rekening”.

Artinya, proses verifikasi rekening penerima sudah selesai dan siap menunggu tahapan berikutnya.

Penebalan atau doubling bantuan yang sempat muncul pada awal Oktober kini sudah hilang karena telah digantikan dengan program BLT Kesra senilai Rp900.000.

Sementara untuk PKH, progresnya lebih cepat dibanding BPNT karena data bayar dan nominal bantuan sudah muncul serta berstatus SPM atau Surat Perintah Membayar, yang menandakan bantuan siap menuju tahap akhir sebelum benar-benar cair.

2. Klarifikasi Saldo Masuk di KKS Hari Ini

Banyak KPM melaporkan adanya saldo masuk di rekening KKS mereka, khususnya di wilayah Gorontalo, dengan jumlah Rp1.875.000.

Namun, ditegaskan bahwa saldo tersebut bukan berasal dari pencairan Tahap 4, dana tersebut merupakan hasil pencairan untuk KPM peralihan dari kantor pos ke sistem KKS baru yang baru menerima bantuan PKH dan BPNT untuk Tahap 2 dan Tahap 3.

Proses pencairan untuk Tahap 4 sendiri belum dimulai karena status di sistem masih berada di tahap SPM atau menunggu Standing Instruction.

Dengan demikian, saldo yang muncul tidak menandakan pencairan baru, melainkan kelanjutan dari penyaluran sebelumnya bagi penerima yang baru terintegrasi ke sistem perbankan.

3. Penyaluran BLT Kesra Rp900.000 Melalui Dua Bank

Saat ini, pencairan BLT Kesra sebesar Rp900.000 sedang berlangsung secara bertahap dan sudah mulai dirasakan oleh sejumlah KPM di berbagai daerah.

Bank BNI menjadi lembaga penyalur yang paling aktif dalam menyalurkan bantuan ini, disusul oleh Bank BRI yang juga mulai mencairkan dana kepada penerima manfaat.

Pencairan dilakukan bertahap agar tidak menimbulkan penumpukan di lokasi penyaluran. KPM dengan kategori desil 1 hingga 4 menjadi prioritas penerima, terutama mereka yang sudah memiliki kartu KKS aktif.

Selain itu, pemerintah juga menyiapkan penyaluran lanjutan melalui kantor pos bagi KPM non-bansos, yakni penerima yang belum pernah mendapatkan bantuan PKH atau BPNT.

4. Status SIKS-NG untuk KPM Peralihan dari Pos ke KKS Baru

Bagi KPM yang baru saja beralih dari sistem penyaluran pos ke kartu KKS baru, status mereka di SIKS-NG juga mengalami pembaruan.

Untuk KPM yang sudah menerima pencairan Tahap 2 dan Tahap 3, kini status bantuan PKH dan BPNT untuk Tahap 4 masih berada pada tahap “berhasil cek rekening”.

Sementara bagi penerima yang belum sempat mendapatkan pencairan pada Tahap 2 dan 3, status bantuan mereka untuk ketiga tahap (Tahap 2, Tahap 3, dan Tahap 4) masih dalam proses verifikasi rekening atau “cek rekening”.

Artinya, semua data penerima sedang disiapkan agar bisa segera mengikuti proses penyaluran berikutnya.

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Eka Rahmawati
#bpnt #BLT Kesra #bansos #pkh