RADAR BOGOR - Kabar gembira menyebar di berbagai daerah pada Selasa, 4 November 2025. Ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendadak kaget setelah menemukan saldo tambahan bansos BLT Kesra sebesar Rp900.000 di Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) mereka.
Fenomena ini langsung membuat jagat media sosial ramai, karena ternyata bansos BLT Kesra dan BPNT tahap 4 resmi dicairkan serentak ke KPM oleh pemerintah melalui berbagai bank penyalur.
Melansir YouTube Klik Bansos, program bansos yang dicairkan ke KPM meliputi Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), dan Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra).
Total dana Rp900 ribu tersebut diperuntukkan bagi penerima dari desil 1 hingga desil 4, yang sebelumnya telah terverifikasi dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Pantauan lapangan menunjukkan bahwa pencairan berlangsung hampir serentak di seluruh Indonesia melalui empat bank utama penyalur bansos, yakni Bank BRI, BNI, Mandiri, dan BSI.
Mulai dari dini hari hingga sore hari, laporan pencairan berdatangan dari berbagai daerah.
Di Jepara dan Kebumen (Jawa Tengah), warga mengonfirmasi saldo BLT Kesra sudah masuk ke rekening KKS mereka.
Sementara di Sidoarjo dan Jombang (Jawa Timur), dana cair melalui Bank BNI dan Mandiri.
Bahkan di Medan, Sumatera Utara dan Bogor, Jawa Barat, penerima manfaat juga melaporkan hal serupa.
Kemensos menjelaskan bahwa pencairan kali ini dilakukan secara bertahap dan terjadwal, menyesuaikan dengan kesiapan SPM (Surat Perintah Membayar) di setiap daerah.
Bagi penerima yang belum mendapatkan transfer hari ini, tidak perlu khawatir karena proses penyaluran masih terus berjalan hingga beberapa hari ke depan.
Selain melalui perbankan, PT Pos Indonesia juga mulai menyalurkan bantuan untuk penerima non-rekening bank, yakni masyarakat yang belum memiliki KKS, tetapi terdata dalam desil 1–4.
Proses verifikasi dan validasi penerima melalui PT Pos telah selesai dilakukan hingga 3 November 2025, dan warga yang berstatus “layak” dipastikan akan menerima bantuan tunai langsung di kantor pos terdekat.
Selain BLT Kesra, pemerintah juga menyalurkan program pemberdayaan ekonomi (PPSE) bagi peserta PKH berusia produktif di bawah 40 tahun.
Mereka yang telah mendaftar melalui pendamping PKH akan memperoleh bantuan modal usaha senilai Rp5 juta dan pendampingan untuk memulai bisnis kecil.
Langkah ini bertujuan agar penerima manfaat tidak bergantung sepenuhnya pada bansos, melainkan dapat meningkatkan taraf hidup melalui kegiatan usaha mandiri.
Seiring dengan maraknya kabar pencairan, Kemensos mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap pesan palsu atau situs tidak resmi yang mengatasnamakan program bantuan sosial.
Pemerintah menegaskan bahwa data penerima hanya diakses melalui sistem DTKS dan disalurkan lewat bank resmi atau PT Pos Indonesia.
Tidak ada pungutan biaya atau pendaftaran ulang melalui tautan tertentu.
Bagi anda yang terdaftar sebagai penerima PKH, BPNT, atau BLT Kesra, segera cek saldo KKS melalui ATM, e-wallet resmi, atau agen bank terdekat.
Pemerintah memastikan bahwa seluruh bantuan tahap 4 akan tersalurkan secara penuh sebelum pertengahan November 2025.
Dengan pencairan besar-besaran ini, harapannya bantuan sosial mampu mendorong daya beli masyarakat di tengah tekanan ekonomi dan sekaligus memperkuat kesejahteraan keluarga pra-sejahtera di seluruh Indonesia.
Jadi, cek KKS Anda sekarang, siapa tahu saldo Rp900 ribu sudah masuk tanpa anda sadari.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga