RADAR BOGOR - Pada tanggal 4 November 2025, proses pencairan berbagai jenis bantuan sosial (bansos), seperti PKH, BPNT dan BLT Kesra kembali berlangsung di sejumlah wilayah.
Pencairan bansos kali ini, melansir YouTube Diary Bansos, mencakup tiga program utama, yaitu BLTS Kesra sebesar Rp900.000, BPNT Tahap 4 senilai Rp600.000, serta sebagian bantuan PKH Tahap 4 yang mulai terpantau masuk ke rekening penerima di beberapa bank Himbara.
Data yang muncul memperlihatkan, bahwa pencairan bansos BLT Kesra dan BPNT sudah berjalan secara bertahap sejak malam tanggal 3 November, dan terus meluas pada hari berikutnya. Berikut penjelasan lengkap yang dilansir dari kanal Diary Bansos.
1. BLTS Kesra Rp900.000
Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) Kesejahteraan Rakyat sebesar Rp900.000 telah mulai cair secara bertahap di empat bank penyalur utama.
Pencairan dimulai dari Bank BSI, kemudian disusul Bank BNI dan BRI. Pada pagi hari tanggal 4 November 2025, Bank Mandiri juga terpantau mulai menyalurkan saldo BLTS Kesra ke rekening KPM.
Beberapa penerima dari wilayah Cilacap dan Kebumen, Jawa Tengah, telah mengonfirmasi bahwa saldo Rp900.000 sudah masuk ke KKS Mandiri mereka.
Hal ini dibuktikan melalui tangkapan layar aplikasi Livin’ by Mandiri yang menunjukkan saldo bantuan telah diterima sepenuhnya.
2. BPNT Tahap 4 Rp600.000
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) untuk Tahap Keempat dengan nominal Rp600.000 juga mulai tersalurkan.
Proses pencairan terutama terlihat di KKS Bank BRI, di mana dana bantuan telah masuk sejak malam tanggal 3 November 2025 dan berlanjut pada hari berikutnya.
Meskipun belum semua daerah menerima pencairan serentak, data menunjukkan semakin banyak wilayah yang mulai mendapatkan transfer saldo BPNT secara bertahap.
3. Status Pencairan di Empat Bank Himbara
Penyaluran bantuan sosial ini berlangsung melalui empat bank Himbara, dengan kondisi pencairan yang bervariasi antarbank.
Bank Mandiri menjadi salah satu yang paling aktif menyalurkan berbagai bantuan, termasuk PKH Tahap 4, BPNT Tahap 4, dan BLTS Kesra, meskipun belum merata di seluruh daerah.
Bank BSI juga melaporkan proses serupa, di mana ketiga jenis bantuan tersebut sudah mulai cair bertahap di sejumlah wilayah.
Sementara itu, Bank BRI baru terpantau mencairkan BPNT Rp600.000 dan sebagian kecil BLTS Kesra, sedangkan bantuan PKH Tahap 4 belum terpantau masuk ke rekening penerima.
Untuk Bank BNI, pencairan baru terlihat pada BLTS Kesra, sementara BPNT dan PKH Tahap 4 masih berstatus “SPM” atau “proses cek rekening” di sistem SIKS-NG.
4. Saran Penting bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM)
Beberapa imbauan penting disampaikan bagi para penerima bantuan agar proses pencairan dapat berjalan aman dan tepat sasaran.
KPM disarankan untuk selalu mengecek saldo KKS secara berkala, baik melalui ATM maupun layanan m-banking seperti Livin’ Mandiri, BRImo, atau BSI Mobile, agar tidak perlu bolak-balik ke agen saat saldo belum masuk.
Kartu KKS dan buku rekening juga wajib dijaga dan dipegang sendiri oleh penerima, tanpa boleh dititipkan kepada orang lain untuk menghindari potensi penyalahgunaan.
Jika KPM merasa kesulitan saat mengambil bantuan di ATM, mereka disarankan meminta bantuan kepada petugas resmi bank seperti satpam atau kepada pendamping sosial PKH di wilayah masing-masing agar prosesnya aman dan sesuai prosedur.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga