RADAR BOGOR – Pemerintah terus mempercepat proses pencairan berbagai bantuan sosial (bansos) menjelang akhir tahun 2025.
Sejumlah program seperti BLTS Kesra, PKH, dan BPNT mulai cair serentak di berbagai daerah.
Selain itu, beberapa bantuan tambahan seperti beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter juga dijadwalkan segera disalurkan pada bulan November ini.
Berikut rangkuman lengkap perkembangan penyaluran bansos per 4 November 2025, melansir dari kanal Klik Bansos.
1. BLTS Kesra Rp900.000 Cair di Empat Bank Penyalur
Penyaluran BLTS Kesra sebesar Rp900.000 kini telah rampung di seluruh bank penyalur resmi.
Bantuan ini disalurkan melalui Bank BSI, BNI, dan BRI yang lebih dulu mencairkan dana, disusul Bank Mandiri yang mulai menyalurkan pada pagi hari.
Penerima bantuan adalah keluarga yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan masuk kategori desil 1 hingga 4.
Program ini tidak membuka pendaftaran baru karena data penerima ditentukan langsung dari sistem DTKS.
Bagi keluarga yang sudah memiliki KKS seperti penerima PKH dan BPNT, dana BLTS Kesra otomatis masuk ke kartu mereka.
Sementara itu, keluarga dari desil 1–4 yang belum memiliki KKS akan menerima bantuan tunai melalui PT Pos Indonesia.
Penyaluran dilakukan secara langsung di kantor desa atau kelurahan dengan jadwal yang diatur oleh petugas pos.
Pemerintah menegaskan bahwa tidak ada proses daftar mandiri karena penentuan penerima dilakukan berdasarkan data resmi yang telah terverifikasi.
2. Penjelasan Lengkap tentang Sistem Desil DTKS
Dalam penyaluran bantuan sosial, pemerintah menggunakan sistem desil untuk mengukur tingkat kesejahteraan masyarakat.
Terdapat 10 kategori desil, mulai dari desil 1 sebagai kelompok paling miskin hingga desil 10 sebagai kelompok paling sejahtera.
Bagi masyarakat yang merasa kondisinya tergolong miskin namun tercatat di desil 6–10, disarankan segera mengajukan pembaruan data.
Proses pengusulan ini bisa dilakukan di kantor desa atau kelurahan melalui operator DTKS.
Warga akan diminta mengisi 39 variabel dari BPS mengenai kondisi sosial ekonomi, melampirkan foto rumah, ID pelanggan listrik, dan Kartu Keluarga.
Setelah data diverifikasi, BPS akan menentukan hasil akhir apakah desil seseorang dapat diperbarui atau tidak.
Pihak desa tidak memiliki kewenangan untuk memutuskan perubahan desil karena keputusan akhir tetap berada di tangan BPS.
3. Pembaruan Pencairan Bansos Reguler PKH dan BPNT Tahap 4
Selain BLTS Kesra, pemerintah juga mulai menyalurkan bansos reguler untuk periode Oktober–Desember 2025.
Penyaluran tahap 4 ini mencakup bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) melalui empat bank penyalur.
Untuk Bank BSI, PKH sudah cair sementara BPNT baru sebagian yang diterima. Di Bank Mandiri, baik PKH maupun BPNT sudah cair seluruhnya.
Bank BRI baru menyalurkan BPNT murni, sedangkan PKH belum diproses. Sementara itu, Bank BNI tercatat sebagai bank yang belum menyalurkan kedua bantuan tersebut.
4. Bansos Tambahan: Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter
Selain bantuan tunai, pemerintah juga menyiapkan program tambahan berupa penyaluran beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter.
Bantuan ini ditujukan bagi penerima BPNT atau program sembako dan akan mulai disalurkan sepanjang bulan November 2025.
Penyaluran dilakukan secara bertahap, menyesuaikan jadwal logistik di tiap daerah.***
Editor : Eli Kustiyawati