RADAR BOGOR - Per 5 November 2025, penyaluran bansos Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) senilai Rp900.000 telah mencapai tahap pemerataan KPM di seluruh bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Melansir YouTube Pendamping Sosial, Bank Mandiri kini menyusul bank lainnya, dengan KPM bansos BLT Kesra pemegang KKS Mandiri mulai menerima transfer.
Meskipun pencairan bansos BLT Kesra sudah dimulai di semua bank, perlu diingat KPM proses penyaluran akan terus berlangsung secara bertahap hingga akhir Desember 2025.
Dikutip dari YouTube Pendamping Sosial, KPM yang belum menerima diimbau untuk bersabar dan melakukan pengecekan berkala.
Berdasarkan pemantauan di lapangan dan data Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial-Next Generation (SIKS-NG), terdapat beberapa fakta menarik mengenai penyaluran BLT Kesra:
Fakta 1: Kriteria Desil dan BPNT Murni
Aturan Resmi: BLT Kesra awalnya diumumkan hanya untuk masyarakat dengan Desil 1 hingga Desil 4 (tingkat ekonomi terendah).
Temuan di Lapangan: Sejumlah KPM penerima BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) murni atau KPM BPNT plus PKH yang berada di Desil 5 (sedikit di atas batas terendah) tetap menerima BLT Kesra Rp900.000.
Prioritas Sementara: Pencairan awal ini tampaknya memprioritaskan KPM yang sudah menerima komponen BPNT.
Fakta 2: Status KPM PKH Murni di SIKS-NG
KPM PKH Murni (Non-BPNT): KPM yang hanya menerima Program Keluarga Harapan (PKH) murni dan berada di Desil rendah (Desil 1, 2, atau 3) melaporkan tabel atau keterangan BLT Kesra belum muncul di akun SIKS-NG.
Perkiraan: Hal ini menimbulkan dugaan bahwa KPM PKH Murni akan menerima BLT Kesra belakangan (menyusul).
Tidak menutup kemungkinan pula, KPM PKH Murni akan disalurkan melalui PT Pos Indonesia, sama seperti KPM non-reguler.
Baca Juga: Hati-Hati Pilih Teman di Facebook, Bisa-Bisa nyawa melayang, Ini Contohnya
Fakta 3: Progres SIKS-NG
Tabel BLT Kesra sudah muncul di SIKS-NG bagi penerima BPNT/BPNT+PKH, dengan progres yang bervariasi, mulai dari "Proses Cek Rekening" hingga status pencairan.
Verifikasi Data KPM Eksklusi (Terexclude)
Program BLT Kesra juga menyasar KPM yang sempat tereksklusi (dikeluarkan) dari daftar penerima bansos sebelumnya.
Peluang Terima: KPM tereksklusi yang memiliki desil rendah tetapi dikeluarkan karena kesalahan teknis data (misalnya, data tidak padan dengan Dukcapil) masih memiliki kesempatan untuk menerima BLT Kesra.
Pengecekan Ulang: Data KPM eksklusi yang masuk dalam BNBA (By Name By Address) calon penerima BLT Kesra akan diverifikasi ulang oleh petugas setempat.
Tidak Diterima: KPM yang dikeluarkan karena desil tinggi (ekonomi meningkat) atau karena terbukti melakukan Judul (pemalsuan identitas/data) akan tetap tidak bisa mendapatkan BLT Kesra.
Dengan total penerima mencapai 35,4 juta keluarga, pemerintah berupaya memastikan penyaluran BLT Kesra lebih tepat sasaran setelah melalui proses verifikasi yang ketat.
KPM bansos diimbau untuk terus mendoakan agar KPM PKH Murni segera menyusul menerima bantuan.***