RADAR BOGOR – Gelombang pencairan bantuan sosial (bansos) mulai terasa pada awal November 2025.
Banyak keluarga penerima manfaat (KPM) melaporkan saldo masuk ke kartu KKS mereka, menandakan dimulainya penyaluran berbagai jenis bansos seperti BLT Kesra Rp900.000 dan bantuan tambahan Rp600.000 yang cair melalui Bank Mandiri maupun BRI.
Adapun pembaruan terbaru pencairan bansos reguler maupun penebalan, seperti yang dilansir dari kanal Cek Bansos, adalah sebagai berikut.
1. Pencairan BPNT Tahap Keempat
Tahap keempat Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) menjadi fokus utama dalam pencairan awal November ini.
Berdasarkan laporan yang beredar, saldo baru terpantau aktif untuk KPM dengan kartu KKS Bank BRI.
Sementara itu, bagi penerima di bank lain seperti Mandiri, BSI, dan BNI, proses masih berada pada tahap verifikasi sistem.
Beberapa penerima juga mengonfirmasi bahwa pencairan BPNT kali ini dilakukan bersamaan dengan BLT Kesra, menandakan proses penyaluran sedang berlangsung secara bertahap dan terjadwal di berbagai wilayah.
2. BLT Kesra Rp900.000 Cair di Sejumlah Daerah
Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan (BLT Kesra) senilai Rp900.000 mulai masuk ke rekening para penerima di berbagai daerah.
Sebagian besar penerima yang sudah terpantau merupakan pengguna KKS BRI.
Laporan datang dari wilayah seperti Kabupaten Tangerang, Makassar, Palembang, Kota Padang, Batanghari Jambi, Bone Sulawesi Selatan, Musi Banyuasin, dan Lampung.
Pemerintah memastikan pencairan dilakukan bertahap. Bagi daerah yang belum menerima, dana masih dalam proses distribusi oleh bank penyalur masing-masing.
3. Bantuan Rp600.000 Atensi YAPI Mulai Disalurkan
Selain BLT Kesra dan BPNT, bantuan tambahan senilai Rp600.000 dari program Atensi YAPI (Yatim Piatu) juga mulai disalurkan.
Bantuan ini merupakan alokasi untuk periode Oktober, November, dan Desember 2025, serta termasuk dalam termin terakhir atau tahap keempat.
Beberapa penerima dari Bandung, Jakarta, dan Pati, Jawa Tengah, mengonfirmasi bahwa mereka telah menerima saldo dengan keterangan “Atensi YAPI punya anakku” sebesar Rp600.000.
Program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap anak-anak yatim piatu yang terdaftar dalam DTKS dan masih berhak atas bantuan sosial aktif.
4. Apakah KPM PKH Murni Bisa Mendapat BLT Kesra?
Pertanyaan mengenai apakah KPM PKH murni dapat menerima BLT Kesra akhirnya terjawab melalui pengecekan sistem SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial - Next Generation).
Berdasarkan hasil verifikasi, KPM PKH murni tetap bisa mendapatkan BLT Kesra selama mereka termasuk dalam kategori Desil 1 hingga Desil 4.
Sementara itu, KPM yang berada di luar kelompok tersebut, seperti Desil 5, tidak masuk dalam daftar penerima bantuan.
Sebagian penerima masih berstatus “proses cek rekening”, yang menandakan bantuan mereka belum gagal cair, tetapi masih menunggu konfirmasi akhir sebelum dana masuk ke rekening KKS.
5. Status Terbaru di SIKS-NG untuk Bansos yang Belum Cair
Pengecekan status bansos melalui sistem SIKS-NG menunjukkan hasil yang beragam. Untuk bantuan PKH dan BPNT tahap 4, sebagian besar sudah menampilkan status “berhasil cek rekening”, sementara beberapa lainnya telah naik ke tahap “SPM” (Surat Perintah Membayar).
Tahap ini menandakan bahwa pencairan hanya tinggal menunggu “SI” (Surat Instruksi) sebagai perintah resmi pelepasan dana.
Sementara itu, bagi KPM yang baru beralih dari Pos ke KKS dan masih tertahan di tahap 2 atau 3, status mereka kini berada di “proses cek rekening” atau “berhasil cek rekening”.
Adapun BLT Kesra yang belum cair banyak menunjukkan status “SPM”, yang berarti pencairan akan segera dilakukan dalam waktu dekat.***
Editor : Eli Kustiyawati