RADAR BOGOR - Bulan November 2025 menjadi momentum hujan bansos bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. Setelah adanya kabar pencairan BPNT tahap 4 dan BLT Kesra.
Bukan hanya BLT Kesra dan BPNT, berbagai jenis bansos, baik reguler maupun tambahan, mulai dicairkan.
Namun, masih banyak KPM bansos BPNT dan juga BLT Kesra yang bertanya-tanya mengapa saldo di Kartu KKS mereka belum terisi.
Dikutip dari Youtube Sukron Channel, berikut adalah update bansos yang cair dobel, dan penjelasan lengkap mengapa KKS Anda belum terisi saldo.
1. Jenis Bansos yang Cair di Bulan November
Banyak KPM melaporkan adanya pencairan dobel (lebih dari satu jenis bansos) di KKS mereka. Bansos yang terpantau aktif dicairkan meliputi:
Cair Dobel: KPM penerima BPNT berkesempatan menerima saldo ganda, yaitu BPNT Tahap 4 (Rp600.000) dan BLT Kesra (Rp900.000), dengan total saldo masuk hingga Rp1.500.000 (diluar komponen PKH jika mereka juga penerima PKH).
2. Mengapa Saldo KKS Belum Terisi? Tiga Penyebab Utama
Bagi KPM yang KKS-nya masih kosong, ada beberapa penyebab yang bisa dikonfirmasi melalui sistem SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial - Next Generation):
Penyebab A: Status Pencairan Belum Final
Status di SIKS-NG masih menunjukkan proses yang belum selesai pemindahbukuan.
Proses Cek Rekening: Dana masih dalam tahap verifikasi rekening KPM (umum terjadi pada KKS baru/peralihan). Wajar jika saldo belum masuk.
Status SPM (Surat Perintah Membayar): Dana sudah disetujui, namun belum masuk tahap transfer. Tinggal menunggu perubahan status menjadi SI.
Status SI (Standing Instruction): Status ini adalah final. Saldo akan masuk hari itu juga atau dalam beberapa hari berikutnya.
Jika status sudah SI namun saldo belum masuk, segera hubungi Pendamping Sosial.
Penyebab B: Bantuan Dihentikan (Exclude)
Jika di sistem SIKS-NG muncul keterangan 'Exclude' pada nama KPM, berarti bantuan telah dihentikan atau dihapus dengan beberapa alasan, di antaranya:
- Pemeringkatan Desil: Kenaikan Desil (contoh: di atas Desil 5) yang dianggap sudah tidak layak menerima bansos.
- Ketidaksesuaian Data (Clude): Adanya ketidaksesuaian data kependudukan atau kepesertaan.
- Catatan BLT Kesra: Bantuan tambahan BLT Kesra hanya diprioritaskan untuk KPM dengan Desil 1 hingga Desil 4. KPM dengan Desil 5 ke atas kemungkinan besar tidak termasuk penerima BLT Kesra.
- Penyebab C: KKS Baru (Peralihan PT Pos)
KPM yang baru menerima KKS Merah Putih (peralihan dari penyaluran PT Pos) harus lebih bersabar.
Proses pencairan dana rapelan (Tahap 2 dan 3) dan Tahap 4 sedang berlangsung secara bertahap karena memerlukan proses validasi data rekening yang lebih lama.
3. Pesan Penting: Manfaatkan Bansos untuk Graduasi Mandiri
Pemerintah terus menekankan bahwa bansos bersifat sementara dan tidak bisa diandalkan selamanya.
Khususnya bagi KPM usia produktif, ada aturan baru mengenai pembatasan maksimal penerimaan PKH selama 5 tahun.
Imbauan KPM:
Berdaya: Manfaatkan uang bansos, terutama di akhir tahun ini, untuk modal usaha kecil-kecilan (contoh: jualan gorengan, cilok, dll.).
Daftar PPSE: Jika sudah punya usaha kecil, konsultasikan dengan pendamping untuk diusulkan mendapatkan bantuan modal PPSE (Program Peningkatan Sosial Ekonomi) jika desil Anda memenuhi syarat (biasanya Desil 3 ke bawah).
Tujuan akhir bansos adalah agar KPM dapat bergraduasi mandiri, dan memiliki ketahanan ekonomi tanpa bergantung pada bantuan pemerintah.