RADAR BOGOR – Terdapat kecemasan besar di kalangan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang tidak masuk dalam daftar penerima BLT Kesra.
Banyak KPM khawatir bahwa jika mereka gagal mendapatkan dana tambahan tersebut, bantuan reguler PKH atau BPNT mereka ikut terhenti.
Menganalisis perkembangan terbaru per 6 November 2025, dikutip dari kanal YouTube CEK BANSOS, terdapat jawaban yang menenangkan sekaligus membeberkan fakta lapangan mengenai pencairan yang sedang berlangsung.
Cek Saldo Sekarang! BLT Kesra Rp900.000 Cair Merata di KKS BRI Lama
Proses penyaluran BLT Kesra Rp900.000 terus diperluas. Berdasarkan testimoni KPM yang dikumpulkan CEK BANSOS, pencairan terpantau ramai di sejumlah wilayah, utamanya melalui KKS Bank BRI lama:
• Ogan Komering Ulu (Sumatera Selatan): Saldo Rp900.000 masuk KKS Bank BRI.
• Purbalingga (Jawa Tengah) & Bengkulu: Saldo Rp900.000 masuk KKS Bank BRI.
• Lombok Timur & Banjarnegara (Jawa Tengah): Saldo Rp900.000 masuk KKS lama.
• Pencairan Gabungan: Beberapa KPM di Bengkulu bahkan menerima saldo total Rp1.500.000, gabungan dari BPNT tahap 4 (susulan) dan BLT Kesra Rp900.000.
Selain bantuan reguler, pencairan bantuan pendidikan Program Indonesia Pintar (PIP) dengan nominal Rp450.000 hingga Rp750.000 untuk anak sekolah SMP/SD juga terpantau ramai di Pontianak, Jakarta, Cikampek, dan Jawa Timur, terutama bagi KPM yang melakukan aktivasi rekening SimPel pada September.
KPM Desil 5 Jangan Khawatir! Bantuan Reguler PKH/BPNT Tetap Aman
Poin penting yang menenangkan datang bagi KPM yang tidak termasuk penerima BLT Kesra, terutama kelompok Desil 5.
Berdasarkan penjelasan kanal tersebut, PKH dan BPNT tetap dicairkan sepanjang status kepesertaan aktif atau tidak masuk kategori exclude (dikeluarkan dari data bansos).
Hal ini karena BLT Kesra merupakan bantuan komplementer (tambahan) yang ditujukan khusus bagi KPM miskin desil 1 sampai desil 4.
KPM di desil 5 dapat bernapas lega karena bantuan rutin mereka terus disalurkan selama status kepesertaan aktif.
Surakarta Jadi Pelopor Jadwal Beras 20 Kg dan Minyak 4 Liter
Dalam kabar baik lainnya, penyaluran bantuan pangan (beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter) mulai menunjukkan progres signifikan di Pulau Jawa.
KPM di wilayah Surakarta, Jawa Tengah, dilaporkan telah menerima jadwal pengambilan di Balai Desa.
Bantuan pangan ini ditujukan untuk 18,2 juta KPM penerima BPNT/Sembako yang berada di desil 1 sampai desil 5.
KPM di wilayah lain diimbau segera memantau informasi dari perangkat desa masing-masing agar tidak ketinggalan jadwal.***
Editor : Eli Kustiyawati