Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Saldo BLT Kesra Rp900.000 Belum Masuk di KKS? Ini 3 Fakta Penyebab dan Cara Pastikan Bansos Cair Tepat Waktu

Ira Yulia Erfina • Jumat, 7 November 2025 | 14:37 WIB
Ilustrasi Penyaluran Bansos
Ilustrasi Penyaluran Bansos

RADAR BOGOR – Banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) masih bertanya-tanya mengapa saldo Bantuan Langsung Tunai Sosial Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) sebesar Rp900.000 belum masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), padahal tetangga atau teman sudah menerimanya.

Fenomena ini memiliki beberapa alasan penting yang perlu dipahami agar penerima tidak panik dan tetap mengetahui proses penyaluran bansos tambahan ini.

BLT Kesra merupakan bantuan tambahan yang diberikan di luar program reguler seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), atau BLT Dana Desa.

Untuk tahun 2025, alokasi BLT Kesra diberikan untuk tiga bulan sekaligus, yakni Oktober, November, dan Desember, dengan nominal Rp300.000 per bulan. Total bantuan yang diterima mencapai Rp900.000.

Program ini ditujukan bagi KPM yang datanya berada di desil 1 hingga 5, dengan fokus pada masyarakat berpenghasilan rendah.

Dilansir dari kanal Pendamping Sosial, terdapat tiga kemungkinan utama mengapa saldo BLT Kesra belum masuk ke KKS penerima:

1. Pencairan Masih Bertahap

Bagi KPM yang aktif menerima BPNT dan berada di desil 1–4, keterlambatan saldo biasanya terjadi karena penyaluran BLT Kesra dilakukan secara bertahap.

Bank Himbara, seperti Mandiri, BRI, BNI, dan BSI, masih memproses pencairan hingga akhir Desember 2025.

Dengan demikian, keterlambatan ini bukan berarti KPM tidak berhak menerima bantuan, melainkan masih menunggu giliran termin pencairan berikutnya.

2. Penerima Hanya PKH Murni

KPM yang hanya menerima PKH tanpa program BPNT kemungkinan besar belum berkesempatan menerima BLT Kesra.

Sistem aplikasi resmi untuk pengecekan data penerima tidak menampilkan menu atau keterangan terkait BLT Kesra bagi PKH murni.

Jika seorang penerima PKH murni ternyata menerima bantuan ini, hal tersebut menandakan statusnya telah diperbarui dan resmi ditambahkan sebagai penerima BPNT sehingga layak mendapatkan BLT Kesra.

3. Data Sudah Ter-Exclude (Dikeluarkan)

Kemungkinan ketiga adalah data KPM sudah dikeluarkan dari daftar penerima akibat verifikasi ulang atau ground check yang menunjukkan kondisi sosial ekonomi KPM meningkat.

Biasanya, hal ini terjadi pada KPM dengan desil lebih tinggi (5, 6, atau lebih). KPM yang sudah ter-exclude otomatis tidak akan menerima BLT Kesra karena penyaluran dilakukan bersamaan dengan tahap 4 bansos.***

Puluhan pedagang bakulan di pintu masuk tengah Pasar Renteng Praya telah ditata Disperindag bersama Satpol PP Loteng untuk kembali mengisi lapak-lapak mereka, Kamis (6/11).
Puluhan pedagang bakulan di pintu masuk tengah Pasar Renteng Praya telah ditata Disperindag bersama Satpol PP Loteng untuk kembali mengisi lapak-lapak mereka, Kamis (6/11).
Editor : Eli Kustiyawati
#bpnt #BLT Kesra #kpm #bantuan langsung tunai #bansos #pkh