RADAR BOGOR - Pencairan bansos tahap keempat untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) telah dimulai hari ini, bersamaan dengan penyaluran BLT susulan sebesar Rp900.000.
Dikutip dari kanal YouTube Kabar Bansos menunjukkan, pencairan PKH BPNT telah berlangsung di berbagai daerah Indonesia melalui empat bank penyalur utama meliputi Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BSI.
KPM bansos PKH BPNT dihimbau segera mengecek saldo di rekening KKS Merah Putih, baik melalui mesin ATM maupun pendamping kelompok, untuk memastikan bantuan telah diterima.
Daftar Bank Penyalur dan Status Pencairan
Bank BSI: PKH, BPNT, dan BLT Rp900.000 telah tersalurkan penuh.
-Bank Mandiri: Seluruh bantuan PKH, BPNT, dan BLT sudah cair, namun bagi yang belum menerima akan masuk dalam pencairan susulan.
-Bank BRI: BPNT dan BLT Rp900.000 telah cair, sedangkan PKH masih menunggu proses pencairan.
-Bank BNI: BPNT dan BLT Rp900.000 mulai dicairkan, namun PKH belum masuk ke rekening sebagian penerima.
Pemerintah memastikan penyaluran dilakukan secara bertahap sepanjang November ini hingga seluruh penerima mendapatkan haknya.
Ada 3 Bantuan Tambahan untuk KPM BPNT
Selain PKH dan BPNT rutin, pemerintah juga menyiapkan tiga bantuan tambahan khusus untuk penerima BPNT (baik BPNT murni maupun yang juga penerima PKH), yakni:
1.BLT Susulan Rp900.000
2.Bantuan Beras 20 kilogram
3.Minyak Goreng 4 liter
Tambahan ini diharapkan membantu meringankan beban rumah tangga penerima manfaat jelang akhir tahun, terutama di tengah kenaikan harga pangan di sejumlah wilayah.
Himbauan untuk Penerima Bansos
Masyarakat penerima diimbau tidak panik jika saldo belum masuk pada hari ini. Pemerintah bersama bank penyalur memastikan pencairan dilakukan secara bergelombang hingga akhir November 2025. Warga juga bisa mengonfirmasi status bantuan melalui pendamping PKH atau aparat desa setempat.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga