RADAR BOGOR - Kabar gembira datang bagi jutaan keluarga penerima manfaat (KPM) bansos PKH BPNT di seluruh Indonesia.
Pemerintah disebut telah mencairkan bansos tahap keempat untuk program PKH, BPNT, serta BLT Rp900.000 pada hari ini, Jumat, 7 November 2025.
Dilansir dari kanal YouTube Kabar Bansos, ribuan rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih dilaporkan telah menerima transfer dana bantuan PKH BPNT sejak pagi.
Pencairan dilakukan melalui empat bank penyalur resmi yakni Bank Mandiri, BRI, BNI, dan Bank Syariah Indonesia (BSI).
Berdasarkan laporan lapangan, Bank Mandiri dan BSI tercatat menjadi penyalur tercepat dalam pencairan bantuan, diikuti oleh BRI dan BNI yang masih memproses sebagian rekening penerima.
Kementerian Sosial memastikan bahwa seluruh bantuan akan tersalurkan secara bertahap hingga pertengahan November 2025, sehingga masyarakat diminta untuk tidak panik bila dana belum masuk.
Selain bantuan tunai utama, penerima BPNT juga akan menerima tiga jenis bantuan tambahan, yaitu:
1. Bantuan Langsung Tunai (BLT) Rp900.000,
2. Bantuan pangan beras sebanyak 20 kilogram, dan
3. Minyak goreng sebanyak 4 liter
Bantuan tambahan ini diberikan sebagai langkah pemerintah menjaga kestabilan ekonomi keluarga menjelang akhir tahun, terutama di tengah naiknya harga bahan pokok.
Bagi masyarakat yang belum menerima pencairan, disarankan untuk segera mengecek saldo KKS Merah Putih di ATM terdekat atau menghubungi pendamping sosial setempat untuk memastikan status bantuan.
Sementara itu, berdasarkan pantauan di beberapa daerah, KPM di bawah Bank Mandiri dan BSI sudah menerima semua bantuan, termasuk PKH, BPNT, dan BLT.
Sedangkan di wilayah penyaluran Bank BRI dan BNI, sebagian besar baru menerima BPNT dan BLT Rp900.000, sementara PKH masih menunggu proses pencairan susulan.
Pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar waspada terhadap informasi palsu dan tautan penipuan yang beredar di media sosial.
Segala informasi resmi mengenai bantuan sosial hanya diumumkan melalui Kementerian Sosial dan kanal pemerintah daerah.
Dengan pencairan ini, pemerintah berharap dapat meringankan beban ekonomi masyarakat, menjaga daya beli, dan memperkuat ketahanan pangan rumah tangga di penghujung tahun 2025.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga