Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sudah Masuk Rekening? Bansos Tahap 4 PKH, BPNT, dan BLTS Kesra November 2025 Mulai Cair, Simak Juga Larangan Baru dari Kemensos

Ira Yulia Erfina • Jumat, 7 November 2025 | 20:50 WIB
Ilustrasi KPM Penerima Bansos PKH BPNT
Ilustrasi KPM Penerima Bansos PKH BPNT

RADAR BOGOR - Pemerintah memberikan pembaruan penting mengenai perkembangan pencairan berbagai program bantuan sosial (bansos) seperti PKH BPNT dan lainnya yang berlangsung pada awal November 2025.

Informasi ini dilansir dari kanal Diary Bansos yang mencakup status penyaluran PKH Tahap 4, BPNT Tahap 4, BLTS Kesra Rp900.000, serta bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng.

Penyaluran bansos PKH BPNT dan lainnya itu, dipastikan terus berjalan hingga akhir Desember 2025 sebagai batas waktu nasional.

1. Program yang Sedang Berjalan

Beberapa program utama yang sedang disalurkan antara lain PKH (Program Keluarga Harapan) Tahap 4, BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) Tahap 4, BLTS Kesra sebesar Rp900.000, serta bantuan pangan berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter.

Program ini ditujukan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdaftar aktif di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Penyalurannya dilakukan melalui bank-bank Himbara dan PT Pos Indonesia, tergantung jenis bantuan yang diterima.

2. Status Pencairan Terbaru

Meski sebagian besar KPM sudah menerima dana bantuannya, pemerintah mengakui masih banyak yang belum.

Keterlambatan ini disebabkan oleh proses verifikasi data dan teknis penyaluran di lapangan. Pemerintah menargetkan seluruh pencairan bansos tahap akhir tahun 2025 akan selesai maksimal pada bulan Desember mendatang.

3. Larangan Penggunaan Dana dan Risiko Diblacklist

Baca Juga: Dosen Vokasi UI Latih Aparat Desa Bantarsari Wujudkan Pelayanan Publik yang Ramah dan Profesional

Kementerian Sosial memberikan peringatan keras bagi para penerima agar tidak menyalahgunakan dana bansos.

Terdapat tiga penyebab utama yang dapat membuat bantuan dihentikan atau penerima di-blacklist, yaitu:

· Menggunakan dana untuk game online terlarang, baik oleh KPM maupun anggota keluarganya.

· Membelanjakan bantuan untuk membeli rokok, karena dianggap tidak sesuai dengan tujuan program.

· Menggunakan dana bansos untuk membayar hutang, termasuk cicilan di lembaga keuangan seperti Mekar dan MBK Syariah.

Ketentuan ini ditegaskan agar bantuan benar-benar digunakan untuk kebutuhan pangan, pendidikan, dan kesejahteraan keluarga.

4. Solusi bagi KPM yang Belum Cair

KPM yang bantuannya belum cair disarankan segera memeriksa status melalui operator SIKS NG di desa masing-masing atau mendatangi pendamping sosial PKH.

Langkah ini diperlukan agar KPM mengetahui penyebab pasti keterlambatan pencairan, apakah karena status data, rekening tidak aktif, atau kendala teknis di sistem.

Melalui pengecekan langsung di sistem SIKS NG, pendamping sosial dapat memberikan solusi dan tindak lanjut agar bantuan segera diterima.

5. Update Bantuan Pangan: Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter

Mulai 7 November 2025, banyak KPM mulai menerima surat undangan pengambilan bantuan pangan beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter untuk alokasi Oktober-November.

Salah satu contohnya terjadi di Kota Magelang, di mana undangan pengambilan bantuan dibagikan dan dijadwalkan di hari yang sama.

Bantuan pangan ini ditujukan kepada 18,27 juta KPM penerima BPNT, baik BPNT murni maupun BPNT+PKH. Namun, penerima PKH murni tidak termasuk dalam alokasi bantuan pangan ini.

6. Update BLTS Kesra Rp900.000

Bantuan Langsung Tunai Sosial Kesra disalurkan melalui PT Pos Indonesia secara bertahap kepada 35 juta KPM yang masuk dalam desil 1 hingga desil 4.

Jika seorang KPM berstatus “exclude” karena kendala teknis seperti rekening tidak aktif namun masih masuk dalam desil 1-4, maka kemungkinan besar tetap akan menerima bantuan melalui PT Pos.

Namun apabila status exclude disebabkan oleh pelanggaran seperti penggunaan dana untuk game online terlarang, maka bantuan tidak akan disalurkan.

7. Update Pencairan PKH dan BPNT di Bank Himbara

Untuk bantuan BPNT Tahap 4 sebesar Rp600.000, dilaporkan bahwa penyaluran di Bank BNI masih belum dimulai, sementara bank lain mulai menyalurkan secara bertahap.

Demikian pula dengan PKH Tahap 4, di mana bank-bank seperti BRI dan BNI masih menunggu proses penyaluran, sedangkan beberapa bank penyalur lain telah memulai pencairan di sejumlah daerah.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bpnt #bansos #pkh