Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Cair November 2025, Dana Masuk ke Bank Himbara Berikut Ini, Termasuk BLTS Kesra Rp900 Ribu

Ira Yulia Erfina • Sabtu, 8 November 2025 | 10:49 WIB
Ilustrasi: Penyaluran bantuan sosial (bansos).
Ilustrasi: Penyaluran bantuan sosial (bansos).

RADAR BOGOR - Program bantuan sosial (bansos) pemerintah melalui PKH (Program Keluarga Harapan) dan BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai) kini memasuki penyaluran Tahap 4 tahun 2025.

Proses pencairan yang dilakukan secara bertahap ini menjadi perhatian banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) karena belum merata di semua daerah.

Berikut rincian lengkap perkembangannya berdasarkan data dan keterangan terbaru melansir kanal Pendamping Sosial:

1. Status Pencairan PKH dan BPNT Tahap 4

Pemerintah telah mulai menyalurkan dana PKH dan BPNT Tahap 4 sejak beberapa hari lalu.

Namun, pencairan belum mencapai seluruh penerima karena dilakukan secara bertahap dan tidak serentak antarwilayah.

Sebagian besar daerah baru mencatat sekitar setengah dari total penerima yang sudah menerima dana bantuan.

Proses transfer dana mengikuti jadwal masing-masing bank penyalur yang bekerja sama dengan pemerintah.

2. Update Progres Pencairan Berdasarkan Bank Penyalur

Pencairan PKH dan BPNT Tahap 4 melalui bank-bank Himbara (bank himpunan milik negara) menunjukkan progres yang bervariasi. Berikut perkembangan terbaru:

- Bank BRI: Sudah mulai mencairkan PKH dan BPNT, namun baru sekitar 45 persen penerima yang menerima dana.

- Bank BNI: Untuk PKH belum ada laporan pencairan, tetapi BLTS Kesra sudah lebih dulu dicairkan bagi penerima melalui bank ini.

- Bank MandiriPencairan sudah dimulai namun masih sebagian kecil, dengan estimasi serupa sekitar 45 persen.

- Bank Syariah Indonesia (BSI): Termasuk yang paling cepat menyalurkan, sekitar 85 persen penerima PKH sudah cair.

- PT Pos Indonesia: Belum mencairkan PKH maupun BPNT untuk tahap ini, bahkan masih tertahan sejak tahap sebelumnya.

Untuk BPNT, prosesnya pun mirip dengan PKH. Bank BRI dan Mandiri sudah mulai cair sebagian, BNI diperkirakan menyusul satu hingga dua minggu setelah bank lain, dan BSI baru sebagian kecil yang tersalurkan.

PT Pos belum memberikan informasi terbaru mengenai distribusi bantuan tahap ini.

Penerima disarankan untuk mengecek saldo Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) setiap tiga hari sekali saja. Mengecek terlalu sering dapat mempercepat kerusakan chip pada kartu dan menyulitkan proses transaksi berikutnya.

3. Penerima BLTS Kesra Rp900.000

Program BLTS Kesra senilai Rp900.000 menjadi salah satu bantuan tambahan yang dinantikan masyarakat.

Namun, bantuan ini hanya diperuntukkan bagi penerima dengan status Desil 1 hingga Desil 4, sesuai data kesejahteraan yang dimiliki Kementerian Sosial.

Penerima yang masih tercatat sebagai Desil 5 tidak akan mendapatkan BLTS Kesra pada periode penyaluran ini.

Meski demikian, ada pengecualian bagi penerima yang datanya telah diperbarui oleh pemerintah daerah dan kini masuk ke kategori Desil lebih rendah.

Dalam beberapa kasus, penerima Desil 5 dapat menerima BLTS Kesra setelah statusnya turun menjadi Desil 4, 3, 2, atau 1 pada periode validasi terbaru.

4. KKS Baru: Peralihan dari PT Pos ke Bank Himbara

Pemerintah juga melakukan peralihan sistem penyaluran dari PT Pos Indonesia ke bank-bank Himbara (BNIBRI, dan Mandiri).

Banyak penerima yang baru mendapatkan KKS diminta untuk memeriksa nominal dana yang masuk, karena bisa jadi dana tersebut mencakup akumulasi dari beberapa tahap sebelumnya.

Sebagai contoh:

- Jika penerima BPNT murni mendapatkan Rp1.200.000, kemungkinan itu merupakan gabungan pencairan Tahap 2 dan 3.

- Jika menerima Rp1.600.000, terdapat kemungkinan dana tersebut sudah termasuk tambahan periode penebalan Juni-Juli.

- Penerima yang memperoleh dana lebih besar, misalnya Rp4 juta hingga Rp6 juta, bisa jadi menerima gabungan dari beberapa jenis bantuan, seperti PKHBPNT, dan BLTS Kesra sekaligus.

Hal ini terjadi pada penerima yang memiliki lebih dari satu komponen bantuan, misalnya anak sekolah, lansia, atau penyandang disabilitas.

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Eka Rahmawati
#bpnt #bansos #pkh