RADAR BOGOR - Pemerintah kembali menyalurkan berbagai bantuan sosial (bansos) menjelang akhir tahun 2025.
Berdasarkan data terbaru per 8 November 2025, pencairan bansos PKH tahap keempat, BLT Kesra Rp900.000, dan bantuan pangan beras 20 kg plus minyak goreng 4 liter telah dimulai secara bertahap melalui berbagai bank penyalur.
Simak informasi lengkapnya di bawah ini dilansir dari kanal Diary Bansos.
PKH Tahap 4 Sudah Cair di Semua Bank Penyalur
Program Keluarga Harapan (PKH) tahap keempat kini telah resmi cair di empat bank penyalur utama, yaitu BSI, Mandiri, BRI, dan BNI.
Pantauan terbaru menunjukkan bahwa Bank BNI menjadi bank terakhir yang mulai menyalurkan dana bantuan ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) milik Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Sebagian besar KPM dengan KKS lama telah menerima saldo bantuan di rekening bansos mereka. Proses pencairan dilakukan secara bertahap, sehingga beberapa penerima masih menunggu giliran saldo masuk.
KPM disarankan untuk mengecek saldo secara berkala melalui BNI Mobile Banking atau aplikasi Wonder by BNI, tanpa harus datang ke ATM atau agen bank.
Nominal dan Komponen Bantuan PKH
Beberapa laporan menunjukkan pencairan dana dengan nominal berbeda, tergantung pada komponen penerima bantuan, di antaranya:
- Balita: Rp750.000
- Anak SD: Rp975.000
- Anak SMP: Rp375.000
- Lansia: Rp600.000
- Disabilitas: Rp1.200.000
Baca Juga: Data Penerima Bansos Tereksklusi Masih Bisa Dapat BLT Kesra Rp900 Ribu? Simak Ini Penjelasannya
Setiap KPM menerima bantuan sesuai kategori yang terdaftar di sistem Kementerian Sosial.
Status Pencairan BPNT dan BLT Kesra
Selain PKH, pemerintah juga menyalurkan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) dan BLT Kesra Rp900.000.
Untuk BPNT, pencairan melalui Bank BNI masih dalam proses tahap akhir, sementara penyaluran di Bank BSI, Mandiri, dan BRI telah berlangsung sejak awal November 2025.
Sementara itu, BLT Kesra Rp900.000 sudah mulai cair di semua bank penyalur, namun dilakukan secara bertahap. Bantuan ini diperuntukkan bagi KPM dalam desil 1–4, sesuai data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS).
KPM yang belum menerima dana disarankan untuk memeriksa status bantuan melalui Sistem Informasi Sosial Next Generation (SISNG) atau menanyakan langsung kepada pendamping sosial di wilayah masing-masing.
Bantuan Pangan Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter
Selain bantuan tunai, pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter kepada 18,27 juta KPM bansos di seluruh Indonesia.
Penyaluran dilakukan melalui PT Pos Indonesia atau pemerintah desa setempat.
Pihak desa diberi kewenangan untuk mengalihkan bantuan kepada warga lain yang lebih berhak apabila penerima lama sudah tidak memenuhi syarat, seperti:
- Penerima sudah meninggal dunia,
- Tidak lagi tergolong keluarga miskin,
- Tidak berada di tempat dalam waktu lama.
- Proses pengalihan dilakukan dengan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) agar penyaluran tetap tepat sasaran.
Menjelang akhir tahun 2025, pemerintah memastikan bahwa seluruh jenis bansos PKH, BPNT, BLT Kesra, dan bantuan pangan, telah mulai disalurkan secara bertahap di seluruh Indonesia.
KPM diimbau untuk tetap memeriksa saldo KKS secara rutin, menunggu jadwal pencairan resmi, dan mengambil bantuan sesuai jadwal undangan yang ditetapkan.
Dengan penyaluran yang terus berjalan hingga akhir Desember 2025, diharapkan seluruh penerima manfaat dapat segera merasakan manfaat bantuan sosial dari pemerintah.***
Editor : Eli Kustiyawati