Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Penyaluran Bansos Reguler dan Penambahan Anggaran: PKH dan Bantuan Sembako Cair Setiap 3 Bulan

Yosi Alfa Resti • Minggu, 9 November 2025 | 09:00 WIB
Para penerima Bansos PKH, BPNT hingga BLT Kesra sedang mendapatkan pengarahan.
Para penerima Bansos PKH, BPNT hingga BLT Kesra sedang mendapatkan pengarahan.

RADAR BOGOR - Pemerintah kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga daya beli masyarakat melalui penyaluran bantuan sosial atau Bansos reguler, terutama Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Sembako atau BPNT.

Kedua program ini disalurkan setiap tiga bulan sekali (per triwulan), dengan target penerima Bansos yang masuk dalam kategori keluarga kurang mampu berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Pada tahun anggaran terbaru, pemerintah juga melakukan penyesuaian dan peningkatan alokasi anggaran Bansos secara signifikan.

Jika sebelumnya total anggaran bantuan sosial berada di kisaran Rp71 triliun, kini jumlah tersebut meningkat menjadi lebih dari Rp110 triliun.

Artinya, terdapat tambahan anggaran lebih dari Rp31 triliun yang dialokasikan untuk memperkuat penyaluran bantuan kepada masyarakat yang tergolong rentan secara ekonomi.

Pemerintah memastikan bahwa penerima bantuan sosial baru tetap mengacu pada skala prioritas berdasarkan desil kesejahteraan.

Dalam pembaruan terbaru ini, lebih dari 14 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masuk dalam kategori desil 1 sampai desil 4 telah ditetapkan untuk mendapatkan dukungan tambahan berupa Bantuan Langsung Tunai atau BLT Kesra.

Untuk periode Oktober, November, dan Desember, para KPM yang terdaftar akan menerima bantuan sebesar Rp900.000 secara total dalam satu kali pencairan.

Bantuan ini bertujuan membantu keluarga yang terdampak langsung oleh kenaikan harga bahan pokok, kondisi ekonomi daerah, serta kebutuhan pemenuhan pangan harian.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui dua jalur utama, yaitu:

1. Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang diterbitkan oleh bank penyalur seperti Bank BRI, Bank BNI, dan Bank Mandiri.

2. PT POS Indonesia, khususnya untuk wilayah yang belum memungkinkan penyaluran bank atau untuk penerima yang tidak memiliki KKS.

Penerima manfaat diminta untuk melakukan pengecekan saldo secara berkala melalui mesin ATM, EDC agen bank, e-warong, atau kantor POS terdekat.

Walaupun penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap di setiap daerah, Pemerintah menargetkan seluruh pencairan selesai sebelum berganti tahun.

Hal ini sejalan dengan ketentuan penggunaan anggaran yang wajib tuntas dalam satu periode fiskal.

Masyarakat juga diimbau untuk selalu mengecek status penerimaan melalui:

Aplikasi Cek Bansos Kemensos

Dashboard SIKS-NG melalui operator desa atau pendamping sosial

Pemerintah terus mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya pada informasi hoaks atau oknum yang meminta biaya dalam proses penyaluran Bansos.

Semua Bansos diberikan gratis tanpa potongan.***

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#bpnt #BLT Kesra #kpm #bansos #DTKS #pkh