Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

KPM Sambut Akhir Tahun dengan Kabar Baik! PKH BPNT Tahap 4 dan BLT Kesra Rp900 Ribu Mulai Masuk ke Rekening dan PT Pos

Ira Yulia Erfina • Senin, 10 November 2025 | 07:55 WIB
Ilustrasi Penyaluran Bansos
Ilustrasi Penyaluran Bansos

RADAR BOGOR - Menjelang akhir tahun 2025, berbagai program bantuan sosial (bansos) reguler dan tambahan kembali disalurkan kepada masyarakat.

Pencairan yang kini tengah berlangsung meliputi Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), serta bantuan tambahan berupa BLT Kesra sebesar Rp900.000 per keluarga.

Dilansir kanal Cek Bansos, proses pencairan sudah mulai merata di berbagai daerah, baik melalui rekening KKS di bank-bank penyalur maupun melalui PT Pos Indonesia bagi keluarga yang tidak memiliki kartu.

1. Pencairan Bansos Reguler PKH dan BPNT Tahap 4

Bantuan sosial reguler untuk tahap 4, yang mencakup periode Oktober hingga Desember 2025, telah resmi mulai cair di empat bank penyalur utama, yakni Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Negara Indonesia (BNI).

Penyaluran pertama terpantau melalui BSI, khususnya di wilayah Aceh, disusul oleh Bank Mandiri dan BRI.

Untuk BNI, pencairan baru terpantau pada saldo PKH, sementara BPNT belum seluruhnya masuk.

Adapun penerima KKS di BSI, Mandiri, dan BRI sebagian besar sudah menerima kedua jenis bantuan tersebut, baik PKH maupun BPNT, untuk tahap keempat ini.

2. Update Bantuan Tambahan BLT Kesra Rp900.000

Selain bantuan reguler, pemerintah juga menyalurkan BLT Kesra (Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat) sebesar Rp900.000 kepada sekitar 30 juta keluarga di seluruh Indonesia.

BLT Kesra ditujukan untuk keluarga yang termasuk dalam Desil 1 hingga Desil 4 pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yaitu kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan rendah.

Banyak penerima PKH dan BPNT yang juga mendapatkan BLT Kesra ini karena mereka termasuk dalam kategori desil tersebut.

Mekanisme pencairan dilakukan dengan dua cara. Bagi keluarga penerima manfaat yang telah memiliki KKS (Kartu Keluarga Sejahtera), dana BLT Kesra langsung disalurkan ke rekening mereka di bank penyalur masing-masing.

Sedangkan bagi keluarga yang belum memiliki KKS, pencairan dilakukan secara tunai melalui PT Pos Indonesia.

Kedua jalur ini telah berjalan bertahap sejak awal November dan terus meluas hingga ke berbagai wilayah di Indonesia.

3. Penyebab Bansos Belum Masuk ke Rekening KPM

Meskipun banyak keluarga sudah menerima bantuan, masih terdapat sebagian yang belum mendapatkan pencairan. Beberapa kemungkinan penyebabnya antara lain:

• BLT Kesra belum masuk.

Keluarga yang tidak menerima BLT Kesra kemungkinan besar termasuk dalam Desil 5 atau lebih tinggi.

Kelompok ini masih bisa mendapatkan BPNT, namun tidak termasuk penerima BLT Kesra karena dianggap sudah memiliki tingkat kesejahteraan lebih baik.

• PKH atau BPNT tahap 4 belum cair.

Proses penyaluran bantuan memerlukan waktu, terutama untuk tahap akhir tahun. Status bantuan bisa jadi masih dalam proses verifikasi (SPM) atau masih menunggu distribusi saldo oleh pihak bank. Keluarga diimbau untuk bersabar dan rutin memeriksa saldo rekeningnya.

• Penerima sudah tidak aktif.

Ada kemungkinan bahwa nama penerima telah terhapus atau dikeluarkan dari daftar penerima bansos karena tidak lagi memenuhi syarat.

Hal ini bisa terjadi apabila penerima sudah tidak memiliki komponen PKH, terindikasi bermain game online terlarang, memiliki pekerjaan dengan penghasilan di atas UMR, atau dinilai tidak lagi layak menerima bantuan berdasarkan hasil verifikasi terbaru.

4. Bantuan Tambahan Lain di Akhir Tahun 2025

Selain PKH, BPNT, dan BLT Kesra, pemerintah juga menyiapkan bantuan tambahan berupa paket sembako menjelang akhir tahun.

Setiap penerima BPNT akan mendapatkan bantuan beras sebanyak 20 kilogram dan minyak goreng sebanyak 4 liter.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bpnt #bansos #pencairan #pkh