Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bansos PKH, BPNT, dan BLT Kesra Rp900 Ribu November 2025 Mulai Disalurkan, tapi Banyak KPM Kaget Lihat Status di Aplikasi SIKS NG!

Ira Yulia Erfina • Senin, 10 November 2025 | 09:35 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos
Ilustrasi penyaluran bansos

RADAR BOGOR – Pemerintah kembali menyalurkan berbagai jenis bantuan sosial (bansos) bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pada awal November 2025.

Penyaluran kali ini mencakup tiga program utama, yaitu Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra sebesar Rp900.000.

Mengacu pada informasi dari kanal Kabar Bansos, berikut rangkuman lengkap mengenai jadwal pencairan, besaran bantuan, serta sejumlah imbauan penting bagi para penerima.

1. Pencairan Bantuan pada 9 November 2025

Penyaluran PKH tahap keempat melalui Bank BNI telah dimulai sejak Sabtu sore dan dapat dicairkan oleh KPM mulai hari ini.

Selain itu, penerima bantuan sembako atau BPNT baik yang terdaftar sebagai penerima tunggal maupun penerima kombinasi BPNT+PKH telah menerima undangan resmi untuk mengambil paket bantuan berupa 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

2. Penyaluran Bantuan Besok, 10 November 2025

Mulai Senin, 10 November 2025, Bank BNI akan menyalurkan bantuan BPNT untuk periode tahap empat.

Selain itu, bagi KPM yang belum menerima bantuan pada penyaluran sebelumnya, akan dilakukan pencairan susulan untuk PKH, BPNT, dan BLT Kesra sebesar Rp900.000.

Proses ini menjadi bagian dari jadwal pencairan susulan tahap empat yang dijadwalkan berlangsung mulai tanggal tersebut.

3. KPM yang Mengundurkan Diri dari Program

Sebagian penerima manfaat PKH dan BPNT memilih untuk mundur secara sukarela dari program bansos.

Keputusan ini umumnya dipicu oleh pemasangan stiker bertuliskan “warga miskin” atau “penerima bansos” di rumah mereka, yang menimbulkan rasa tidak nyaman dan malu bagi warga yang merasa kondisi ekonominya sudah membaik.

4. Penyebab Bantuan Tidak Cair

Sejumlah faktor dapat menyebabkan bantuan tidak cair bagi sebagian penerima.

Di antaranya, data NIK penerima yang terdeteksi terlibat dalam aktivitas daring yang melanggar aturan, serta adanya penyalahgunaan bantuan sebelumnya yang tidak digunakan sesuai ketentuan pemerintah.

5. Imbauan Penting bagi KPM

Kementerian Sosial melalui para pendamping sosial mengingatkan agar seluruh KPM rutin memeriksa status kepesertaan mereka.

Pemeriksaan dapat dilakukan melalui aplikasi SIKS NG Online atau dengan berkoordinasi langsung dengan pendamping di lapangan guna memastikan tidak ada kendala dalam proses pencairan, serta agar bantuan diterima tepat waktu.

6. Perkembangan Terbaru Penyaluran Bansos

Hingga 9 November 2025, progres penyaluran bantuan sosial menunjukkan capaian yang cukup signifikan.

Bank Syariah Indonesia (BSI) mencatat realisasi PKH, BPNT, dan BLT Kesra masing-masing telah mencapai 90 persen.

Capaian serupa juga terjadi di Bank Mandiri dengan tingkat penyaluran yang sama. Sementara di Bank BRI, PKH dan BPNT telah tersalurkan 90 persen, dan BLT Kesra sudah sepenuhnya disalurkan kepada penerima.

Adapun Bank BNI mencatat penyaluran PKH baru mencapai 70 persen, BPNT masih menunggu pencairan, sedangkan BLT Kesra telah selesai disalurkan.***

Editor : Eli Kustiyawati
#BLT #bpnt #kpm #bantuan langsung tunai #pkh