Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Update Bansos 10 November 2025: Saldo Rp600 Ribu Masuk KKS BNI, Begini Status PKH-BPNT Tahap 4 dan BLT Kesra di SIKS-NG

Mutia Tresna Syabania • Senin, 10 November 2025 | 12:40 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos BLT Kesra
Ilustrasi penyaluran bansos BLT Kesra

RADAR BOGOR – Per 10 November 2025, proses pencairan bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT tahap 4, serta BLT Kesra Rp900.000, terus berlanjut.

Kabar gembira datang dari Bank BNI yang melaporkan adanya saldo masuk sebesar Rp600.000 ke kartu KKS KPM, mengindikasikan pencairan bansos PKH atau BPNT tahap 4.

1. Saldo Rp600.000 di KKS Bank BNI: PKH atau BPNT?

Sejak 9 November 2025, banyak KPM pemegang KKS Bank BNI melaporkan adanya saldo masuk sebesar Rp600.000. Nominal ini dapat berasal dari:

• BPNT tahap 4, senilai Rp600.000 (alokasi tiga bulan) yang cair bagi penerima BPNT.

• PKH komponen tertentu, karena saldo PKH untuk komponen tertentu juga bisa senilai Rp600.000.

Dikutip dari YouTube Diary Bansos, berdasarkan pantauan, dana ini sebagian besar bersumber dari Direktorat Jenderal Jaminan dan Kesejahteraan Sosial (Ditjen JSK), yang umumnya terkait dengan penyaluran PKH.

Namun, KPM di daerah seperti Bandung Barat dan Jakarta Barat/Selatan melaporkan bahwa saldo tersebut merupakan BPNT tahap 4.

Penting: Terlepas dari jenisnya (PKH atau BPNT), masuknya saldo Rp600.000 di KKS BNI menjadi indikasi kuat bahwa pencairan tahap 4 di bank tersebut sudah dimulai secara bertahap.

2. Status Bansos di SIKS-NG bagi KPM yang Belum Cair

Bagi KPM, terutama KPM baru hasil peralihan dari PT Pos yang hingga kini belum menerima bansos tahap 4 dan BLT Kesra, penting untuk memahami status data di sistem SIKS-NG milik Kemensos.

Baca Juga: Kabar Baik Hari Ini! PKH BPNT dan BLT Kesra Rp900 Ribu Cair Serentak 10 November 2025, Bansos Susulan Dipastikan Berlanjut hingga Akhir Bulan

3. Mengatasi Status “Gagal Cek Rekening”

Status “Gagal Cek Rekening” sering menjadi hambatan pencairan dan dapat disebabkan oleh ketidaksesuaian data kependudukan (Dukcapil) dengan data perbankan.

Padankan data Dukcapil: KPM harus memastikan data Dukcapil mereka sudah terpadankan dan lengkap di sistem SIKS-NG.

Cek KK terbaru: Pastikan data di Kartu Keluarga (KK) tidak bermasalah atau sudah diperbarui.

Usulan ulang (exclude): Jika status sudah tertera “Gagal Cek Rekening” disertai keterangan “Exclude”, KPM perlu mengusulkan ulang data mereka melalui perangkat desa/kelurahan agar bansos dapat dicairkan kembali pada tahap berikutnya.

KPM yang merasa ragu atau memiliki status bansos yang mandek (seperti BLT Kesra di Bank Mandiri yang belum ada hilal), disarankan segera berkonsultasi dengan pendamping sosial PKH.

Selain itu, KPM juga dapat berkonsultasi dengan operator SIKS-NG di desa atau kelurahan untuk memastikan status bansos dan desil kesejahteraan (BLT Kesra hanya untuk desil 1–4).***

Editor : Eli Kustiyawati
#bpnt #BLT Kesra #kpm #bansos #pkh