Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Alhamdulillah, Saldo Rp600 Ribu Masuk Kartu KKS Hari Ini, PKH atau BPNT Tahap 4 Tahun 2025? Ini Fakta Sebenarnya

Khairunnisa RB • Senin, 10 November 2025 | 17:08 WIB
Ilustrasi Penerima bansos PKH BPNT menerima bantuan Rp600 ribu.
Ilustrasi Penerima bansos PKH BPNT menerima bantuan Rp600 ribu.

RADAR BOGOR - Warga penerima bantuan sosial (bansos) kembali dibuat heboh pada Senin pagi ini soal penyaluran PKH BPNT.

Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari berbagai daerah melaporkan adanya saldo Rp600.000 yang masuk ke kartu KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) milik mereka. Namun masih belum mengetahui apakah PKH atau BPNT.

Uang bansos antara PKH atau BPNT tersebut dikabarkan masuk melalui Bank BNI, BRI, Mandiri, hingga BSI.

Namun banyak yang masih bertanya-tanya, Apakah ini bantuan PKH atau BPNT tahap keempat tahun 2025?

Dilansir dari kanal YouTube Diary Bansos, sebagian besar saldo yang masuk teridentifikasi sebagai bantuan Program Keluarga Harapan (PKH).

Data transaksi menunjukkan dana berasal dari Ditjen JSK (Direktorat Jaminan Sosial Keluarga).

Namun, tak sedikit pula penerima yang mengonfirmasi bahwa dana Rp600.000 tersebut merupakan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) tahap keempat.

Kementerian Sosial sendiri telah menetapkan bahwa pencairan bantuan PKH dan BPNT tahap keempat tahun ini akan dilakukan secara bertahap mulai awal November hingga Desember 2025.

Bagi KPM yang belum menerima bantuan, pencairan kemungkinan masih berada dalam tahap proses administrasi, seperti SPM (Surat Perintah Membayar) dan SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana).

Menariknya, banyak KPM yang baru saja mendapatkan kartu KKS pengganti atau baru belum melihat saldo masuk ke rekeningnya.

Hal ini terjadi karena status bantuan mereka masih berada di tahap cek rekening.

Proses ini memastikan kecocokan data penerima dengan data Dukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil).

Bagi KPM yang mengalami gagal cek rekening, ada dua kemungkinan penyebab yaitu data kependudukan belum sinkron, atau terdapat perbedaan antara NIK dan data perbankan

Jika hal ini terjadi, penerima disarankan segera melakukan pemadanan data Dukcapil di sistem Siks-NG dan menghubungi pendamping sosial setempat.

Selain PKH dan BPNT, pencairan BLT Kesra (Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Sosial) sebesar Rp900.000 juga tengah dinantikan.

Bantuan ini menyasar KPM dengan kategori desil 1 hingga desil 4, dan menurut data Kementerian Sosial, proses pencairannya akan berlanjut hingga akhir tahun 2025.

Warga di Bandung Barat, Jakarta Selatan, hingga Tambora Jakarta Barat telah melaporkan pencairan BPNT Rp600.000 sejak 9 November 2025 malam.

Pemerintah mengimbau masyarakat agar tidak panik atau percaya isu hoaks terkait jadwal pencairan.

Seluruh bantuan akan disalurkan sesuai tahapan dan jadwal resmi yang telah ditetapkan oleh Kementerian Sosial RI.

Dengan demikian, saldo Rp600 ribu yang ramai masuk ke rekening hari ini memang benar-benar bagian dari program resmi pemerintah, baik PKH maupun BPNT.

Bagi yang belum cair, masih ada waktu hingga akhir Desember 2025 untuk proses pencairan.

 

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bpnt #bansos #pkh