Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pencairan Bansos BPNT Rp600 Ribu Lewat Bank Himbara dan Kantor Pos Memuncak Malam Ini dan Besok, Penyaluran Meluas ke Beberapa Pulau

Ira Yulia Erfina • Senin, 10 November 2025 | 18:44 WIB
Ilustrasi penyaluran bansos BPNT.
Ilustrasi penyaluran bansos BPNT.

RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) BPNT terus menunjukkan peningkatan menjelang pertengahan November 2025, baik melalui bank himbara maupun Kantor Pos.

Dilansir dari kanal Info Bansos, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebesar Rp600 ribu yang kini dilaporkan telah memasuki tahap pencairan masif di berbagai daerah melalui bank Himbara dan PT Pos Indonesia.

Selain bansos BPNT, sejumlah bantuan lain seperti bantuan pangan, Program Indonesia Pintar (PIP), dan bantuan Atensi API juga mulai cair secara bertahap melalui bank himbara dan Kantor Pos.

1. Bansos Beras dan Minyak Goreng

Penyaluran bantuan pangan terus berjalan aktif sejak awal November 2025. Bantuan ini berasal dari program Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) yang dikelola oleh Perum Bulog dan ditujukan bagi sekitar 18,27 juta KPM di seluruh Indonesia.

Daerah yang telah menyalurkan bantuan antara lain Kabupaten Blora dan wilayah Solo Raya yang meliputi Surakarta, Wonogiri, Sukoharjo, Sragen, Klaten, Karanganyar, serta Boyolali.

Penyaluran di Klaten sudah dimulai sejak 7 November, sementara daerah lain seperti Kediri, Bandung, Singkawang, Sambas, Bangkayang, Banggai, dan Jakarta telah aktif menyalurkan sejak akhir Oktober hingga awal November.

Proses penyaluran ini dilakukan bertahap, dan masyarakat diminta untuk menunggu jadwal distribusi di wilayah masing-masing melalui koordinasi dengan kantor desa atau kelurahan.

2. BPNT Tunai Rp600 Ribu Mulai Cair di Berbagai Bank Penyalur

Fokus utama pencairan bansos bulan ini adalah BPNT tunai sebesar Rp600 ribu untuk alokasi tiga bulan.

Pencairan ini mulai meningkat tajam setelah program PKH tahap 4 dan BLT Kesra disalurkan terlebih dahulu pada awal November.

Gelombang besar pencairan dimulai sejak 7 November, dan per 10 November 2025 sudah terlihat merata di sejumlah wilayah.

Melalui Bank BSI, proses pencairan disebut paling cepat dengan progres hampir 85 persen merata di berbagai daerah.

Sementara Bank BRI juga mencatat pencairan masif di beberapa wilayah seperti Bali (Buleleng, Karangasem, Klungkung), Banten (Lebak, Tangerang), Bengkulu, Kepulauan Seribu di DKI Jakarta, serta beberapa kabupaten di Jawa Barat dan Jawa Tengah.

Bank BNI juga tengah memuncak dalam penyaluran bansos dengan cakupan luas hampir di seluruh provinsi, termasuk Bali, Banten, Yogyakarta, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Untuk Bank Mandiri, proses pencairan sudah berlangsung namun belum sepenuhnya merata dan masih dalam tahap penyesuaian di beberapa wilayah.

Sementara itu, PT Pos Indonesia dilaporkan tengah menyiapkan Surat Perintah Membayar (SPM) untuk penyaluran BPNT tunai secara langsung kepada penerima manfaat.

3. Program Bansos Lain yang Turut Cair pada November 2025

Baca Juga: Bawa Efek Positif, Pembiayaan KUR BRI Terbukti Dorong Kenaikan Omzet UMKM hingga Double Digit

Selain BPNT dan bantuan pangan, terdapat pula beberapa program bansos lain yang sedang berjalan pada bulan November.

Program Indonesia Pintar (PIP) menjadi salah satu bantuan pendidikan yang dicairkan untuk siswa dari keluarga penerima manfaat.

Besaran bantuan PIP bervariasi sesuai jenjang pendidikan, yakni Rp450.000 hingga Rp750.000 untuk SD, Rp750.000 untuk SMP, dan Rp1,8 juta untuk SMA.

Selain itu, ada pula program Asistensi Rehabilitasi Sosial Yatim Piatu (Atensi API) sebesar Rp200.000 per bulan yang dicairkan sekaligus untuk tiga bulan dengan total Rp600.000.

4. Bantuan yang Dihentikan pada Akhir 2025

Baca Juga: Pergantian Arif Satria yang Jadi Kepala BRIN, Direktur Kerjasama dan Komunikasi IPB University Beberkan Ini

Tidak semua bansos dilanjutkan hingga akhir tahun. Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan bahwa Bantuan Subsidi Upah (BSU) resmi dihentikan dan tidak lagi disalurkan pada sisa periode tahun 2025.

Keputusan ini diambil karena BSU dianggap telah selesai menjalankan misinya dalam membantu masyarakat terdampak fluktuasi ekonomi selama beberapa tahun terakhir.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#kantor pos #bpnt #bansos