RADAR BOGOR – Pencairan bantuan sosial (bansos) bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) terus menunjukkan perkembangan menjelang akhir tahun 2025.
Pada 10 November 2025, banyak KPM melaporkan masuknya saldo sebesar Rp600.000 ke kartu KKS mereka, menimbulkan pertanyaan mengenai jenis bantuan yang diterima.
Berikut ini rincian terbaru terkait pencairan PKH, BPNT, dan BLT Kesra, beserta panduan bagi KPM yang masih menunggu dana, melansir kanal Diary Bansos.
1. Status Pencairan di SIKS-NG
Untuk BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai) periode Oktober–Desember 2025, status sudah menunjukkan “berhasil cek rekening”.
Hal ini menandakan rekening penerima telah diverifikasi dan tinggal menunggu proses SPM (Surat Perintah Membayar), SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana), dan Standing Instruction (SI) sebelum dana ditransfer.
Sementara itu, BLT Kesra untuk periode yang sama masih berstatus “proses cek rekening”. Tahapan ini dapat berubah menjadi “berhasil cek rekening” atau “gagal cek rekening” tergantung kondisi KPM.
Bansos PKH (Program Keluarga Harapan) sudah mencapai tahap SPM, artinya dana tinggal menunggu penerbitan SP2D dan SI sebelum cair ke rekening KPM.
2. Kendala bagi KPM yang Belum Menerima Dana
Status “gagal cek rekening” biasanya disebabkan ketidakcocokan data antara Dukcapil dan perbankan.
Solusinya, KPM perlu memastikan data di SIKS-NG sesuai dengan data Dukcapil dan memperbarui Kartu Keluarga (KK) jika diperlukan.
Bagi KPM yang berstatus “exclude” atau gagal cek rekening, pihak desa atau kelurahan harus mengusulkan ulang agar pencairan dapat diproses.
3. Klarifikasi Saldo Masuk Rp600.000
Banyak KPM awalnya bingung apakah dana tersebut berasal dari PKH atau BPNT tahap 4.
Berdasarkan pantauan di aplikasi perbankan seperti BNI Mobile, sumber dana tercatat dari “Dirjen JSK”, sehingga dapat dipastikan bahwa dana tersebut adalah bantuan PKH.
Nominal Rp600.000 sesuai dengan salah satu komponen PKH, tergantung kategori bantuan yang dimiliki KPM.
Namun, BPNT tahap 4 juga dilaporkan mulai dicairkan di beberapa wilayah.
4. Saran bagi KPM yang Masih Menunggu Dana
KPM disarankan secara aktif memeriksa status bantuan melalui operator SIKS-NG di desa/kelurahan atau pendamping sosial PKH.
Pahami status “exclude” atau “gagal cek rekening” karena menunjukkan bahwa bansos belum bisa dicairkan.
Khusus untuk BLT Kesra desil 1–4, KPM diimbau bersabar karena batas akhir pencairan berlangsung hingga akhir tahun 2025.***
Editor : Eli Kustiyawati