Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Wajib Cek! Bansos PKH, BPNT dan BLT Rp900 Ribu Mulai Cair Hari Ini, Tapi Ribuan KPM Bisa Gagal Terima, Simak 2 Alasannya

Khairunnisa RB • Selasa, 11 November 2025 | 14:45 WIB
ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT kepada KPM.
ilustrasi penyaluran bansos PKH BPNT kepada KPM.

RADAR BOGOR - Kabar gembira datang bagi jutaan keluarga penerima manfaat (KPM) bansos PKH BPNT di seluruh Indonesia.

Pemerintah kembali menyalurkan berbagai bantuan sosial (bansos) mulai dari Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 4, hingga BLT Kesra Rp900.000.

Pencairan bansos PKH BPNT dan lainnya dilakukan mulai hari ini, Selasa, 11 November 2025, melalui Bank Mandiri, BRI, BNI, BSI, dan PT Pos Indonesia.

Namun, di tengah kabar baik ini, masih banyak warga yang mengeluhkan belum masuknya saldo ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih.

Dilansir dari kanal YouTube Klik Bansos, ada dua penyebab utama mengapa sebagian bantuan belum cair.

1. Proses Transfer Bertahap oleh Bank Penyalur

Penyaluran bansos dilakukan secara nasional dengan jumlah penerima yang sangat besar mencapai 18 hingga 35 juta KPM.

Proses ini memerlukan waktu untuk transfer dana ke masing-masing rekening, sehingga ada penerima yang baru menerima dana beberapa hari setelah tanggal resmi pencairan.

Warga diimbau untuk mengecek saldo KKS secara berkala selama 1–7 hari ke depan.

2. Penerima Dikeluarkan dari Daftar (Exclude)

Kemungkinan kedua, nama penerima sudah dihapus dari daftar penerima bantuan (ter-exclude) karena tidak lagi memenuhi kriteria.

Baca Juga: Sukses Lancar Rejeki, Band Punk Pelajar Bekasi yang Jadi Sorotan Gen z

Banyak kasus di mana bantuan digunakan tidak sesuai peruntukannya, seperti untuk membeli rokok, minuman keras, game online terlarang, atau membayar utang pribadi.

Pemerintah menegaskan bahwa sistem penyaluran kini jauh lebih ketat dan dapat memantau penggunaan dana oleh penerima.

Pemerintah mengingatkan agar masyarakat menggunakan dana bansos untuk kebutuhan dasar seperti makanan bergizi, biaya pendidikan anak, atau modal usaha kecil.

Pendamping sosial dan aparat desa juga diminta memastikan bansos diterima utuh tanpa potongan dan tidak diperjualbelikan.

Selain itu, program bantuan beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter juga mulai disalurkan bersamaan kepada 18,3 juta KPM penerima sembako.

Penerima yang sudah menerima surat undangan diimbau segera mencairkan bantuannya dalam waktu lima hari agar tidak hangus dan digantikan oleh penerima lain yang lebih membutuhkan.

Pemerintah menegaskan, bansos bukan sekadar bantuan sementara, melainkan langkah pemberdayaan masyarakat menuju kemandirian ekonomi.

 

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bpnt #bansos #pkh