Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Jelang Akhir Tahun 2025 Bansos PKH, BPNT, hingga dan Bantuan Pangan Tahap 4 Disalurkan Bertahap, Berikut Daerah yang Sudah Menerima

Yosi Alfa Resti • Selasa, 11 November 2025 | 19:18 WIB
Ilustrasi: Masyarakat saat mengecek pencairan bantuan sosial (bansos) melalui mesin ATM.
Ilustrasi: Masyarakat saat mengecek pencairan bantuan sosial (bansos) melalui mesin ATM.
RADAR BOGOR - Kementerian Sosial (Kemensos) terus menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia. 
 
Penyaluran ini mencakup Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 4Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNTtahap 4Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM, serta program bantuan pangan berupa beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter.
 
Tahap keempat ini mencakup alokasi Oktober hingga Desember 2025, dengan pencairan dilakukan secara bertahap. 
 
Dikutip dari YouTube Info bansos, beberapa wilayah telah melaporkan saldo bansos masuk ke kartu KKS Bank BNI, Mandiri, dan BRI sejak awal November 2025. 
 
Besaran bantuan bervariasi tergantung jenis dan komponen. Contohnya, PKH untuk anak usia dini mencapai Rp750.000, kombinasi anak SD dan balita Rp975.000, serta BPNT tahap 4 Rp600.000.
 
Baca Juga: KPM PKH dan BPNT Berpeluang Menerima 3 Bansos Tambahan pada November: Cek Syarat dan Jadwal Cair
 
BLT BBM yang sebesar Rp900.000 juga mulai dicairkan bersamaan dengan bantuan lainnya. Sementara itu, bantuan pangan non-tunai, yang dikelola oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog, menargetkan 18,3 juta KPM secara nasional. 
 
Setiap penerima mendapatkan 20 kg beras (10 kg/bulan) dan 4 liter minyak goreng (2 liter/bulan) untuk periode Oktober–November, dengan estimasi nilai sekitar Rp400.000 per rumah tangga. 
 
Penyaluran dilakukan melalui jaringan Bulog, termasuk wilayah 3TP (Tertinggal, Terdepan, Terluar, dan Perbatasan), dengan undangan distribusi yang dicetak desa atau kelurahan.
 
Pencairan tahap keempat PKH dan BPNT terpantau merata di banyak daerah, termasuk Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
 
Baca Juga: Bikin KPM Full Senyum di Akhir Tahun 2025, Selain Bansos PKH dan BPNT Ini Rincian 3 Bansos Tambahan   
 
Beberapa daerah seperti Kediri (Jawa Timur) dan Batam (Kepulauan Riau) telah mencapai 100 persen penyaluran, sedangkan daerah lain seperti Bengkayang (Kalimantan Barat) dan Probolinggo (Jawa Timur) masih dalam tahap akhir distribusi. 
 
Estimasi progres nasional saat ini sekitar 70–80 persen dengan target tuntas sebelum akhir November 2025. KPM dihimbau untuk rajin mengecek saldo KKS melalui ATM, agen bank, atau mobile banking seperti Wonder BNI. 
 
Proses pencairan dilakukan bertahap, sehingga beberapa penerima mungkin sudah menerima bantuan sementara yang lain menunggu giliran. 
 
Penyaluran bantuan harus diambil dalam waktu lima hari setelah undangan diterima, dan KPM disarankan membawa tas sendiri saat mengambil beras dan minyak goreng.
 
Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Beberkan Penanganan Banjir di Jabar hingga Benahi Sungai, Dedi Mulyadi: Tolong Dong Jangan Buang Sampah ke Sungai
 
Selain itu, pemerintah menekankan bahwa bansos harus digunakan sesuai peruntukannya untuk memenuhi kebutuhan dasar, dan tidak boleh dipindah tangankan, diperjualbelikan, atau digunakan untuk kepentingan politik. 
 
Pendamping sosial, aparat desa, dan lembaga terkait wajib memastikan setiap KPM menerima haknya secara tepat.
 
Dengan penyaluran bansos yang sudah berjalan intensif, pemerintah berupaya menjaga ketahanan sosial dan pangan masyarakat miskin menjelang akhir tahun, sekaligus memastikan distribusi bantuan merata bagi seluruh penerima manfaat di 18,3 juta keluarga.***
Editor : Eka Rahmawati
#bpnt #bansos #pkh