Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kabar Gembira! Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Akhirnya Cair November 2025, Dana Susulan Mengalir ke Rekening Bank BNI dan BSI

Ira Yulia Erfina • Selasa, 11 November 2025 | 19:30 WIB
Ilustrasi Penyaluran Bansos PKH BPNT.
Ilustrasi Penyaluran Bansos PKH BPNT.

RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) tahap keempat untuk program BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai) dan PKH (Program Keluarga Harapan) kini terus berjalan di berbagai wilayah Indonesia.

Hingga tanggal 11 November 2025, sejumlah penerima manfaat mulai melaporkan bahwa saldo bansos PKH BPNT telah masuk ke rekening mereka, terutama melalui dua bank penyalur utama, yakni BNI dan BSI.

Dilansir dari kanal Cek Bansos, meskipun proses pencairan PKH BPNT belum sepenuhnya merata di seluruh daerah, laporan dari lapangan menunjukkan bahwa penyaluran masih berlangsung secara bertahap dan akan terus berlanjut hingga akhir Desember 2025.

1. Pencairan BPNT Tahap 4 Sudah Dimulai di Dua Bank Penyalur

Pencairan BPNT susulan tahap keempat telah resmi dimulai dan terpantau berlangsung di dua bank, yaitu Bank BSI dan Bank BNI.

Proses penyaluran ini masih berada di bawah 50 persen, namun menunjukkan perkembangan positif karena sudah banyak KPM (Keluarga Penerima Manfaat) yang menerima saldo senilai Rp600.000 di rekening mereka.

Di wilayah Aceh, misalnya, KPM BPNT murni melaporkan bahwa dana bantuan telah masuk sejak malam hari dan terus berlanjut pada keesokan harinya melalui rekening BSI. Di sisi lain, Bank BNI juga mulai menyalurkan dana dengan nominal yang sama.

Beberapa KPM yang melakukan pengecekan melalui mobile banking BNI menunjukkan adanya transaksi dengan kode BPG182 dari set dijen PSPK pada tanggal 11 November 2025. Hal ini menjadi tanda bahwa penyaluran BPNT tahap empat telah benar-benar berjalan.

2. PKH Tahap 4 Masih Cair di Beberapa Wilayah

Bersamaan dengan pencairan BPNT, program PKH tahap keempat juga masih aktif berjalan hingga pertengahan November.

Bank BNI kembali menjadi salah satu bank penyalur utama, terutama bagi penerima dengan KKS lama.

Sebagai contoh, KPM dengan dua anak balita dilaporkan menerima bantuan senilai Rp1.500.000.

Selain itu, Bank BRI juga mencairkan bantuan bagi KPM dengan kartu KKS baru, khususnya mereka yang sebelumnya menerima bantuan melalui kantor Pos dan kini telah dialihkan ke penyaluran berbasis rekening.

Laporan dari lapangan menunjukkan adanya pencairan PKH sebesar Rp1.300.000 hingga Rp1.350.000 untuk KPM PKH dan BPNT peralihan Pos.

Jumlah ini menandakan bahwa pencairan berlangsung sesuai dengan komponen penerima dan status penyaluran yang sudah terkonfirmasi.

3. Panduan untuk KPM yang Belum Menerima Bantuan

Bagi KPM yang hingga kini belum menerima dana bansos tahap empat, pemerintah menegaskan bahwa proses penyaluran masih berlangsung dan membutuhkan waktu cukup panjang hingga akhir tahun.

Oleh karena itu, penerima manfaat diminta untuk tidak panik dan tetap melakukan pengecekan secara berkala.

Langkah pertama yang dapat dilakukan adalah mendatangi kantor kelurahan atau desa untuk bertemu dengan operator SIKS-NG dengan membawa dokumen penting seperti KTP dan Kartu Keluarga.

Melalui sistem SIKS-NG, status penyaluran dapat diketahui secara lebih akurat, apakah masih dalam proses verifikasi atau sudah dijadwalkan pencairannya.

Selain itu, KPM juga bisa menghubungi pendamping PKH di wilayah masing-masing untuk memperoleh informasi tambahan.

Bagi KPM yang menemukan status “proses cek rekening” atau “berhasil cek rekening”, hal ini menandakan bahwa bantuan sedang dalam tahap validasi oleh pihak bank.

Keterlambatan semacam ini bersifat sementara dan tidak berarti dana akan hangus. Selama data KPM tidak dikeluarkan dari daftar penerima atau tidak masuk dalam kategori “exclude”, bantuan tersebut tetap akan disalurkan.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bpnt #bansos #pkh