RADAR BOGOR - Ada laporan terbaru yang mengatakan, wilayah Bogor Barat masih sepi, belum ada kabar untuk bantuan tambahan beras 20 kg dan minyak goreng 4 liter.
Sehingga, penyaluran bantuan tambahan pangan untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) wilayah Bogor Barat untuk sementara ini masih belum merata.
Diketahui ada beberapa penyebab alasan bantuan sosial (bansos) tidak cair atau KPM tidak menerima bansos lagi karena ada masalah data.
Data yang dikirim ke pusat dengan data yang dipegang sekarang tidak sinkron atau tidak sama.
Ada juga data yang tidak mutakhir yakni data yang mengalami perubahan. Misalnya, ketika ada yang meninggal, menikah, atau pindah tempat tinggal.
Jika tidak sesegera mungkin dimutakhirkan, maka KPM tidak akan bisa mendapatkan bansos karena data yang digunakan harus sesuai dengan data yang dimiliki oleh KPM.
Sehingga KPM harus segera memutakhirkan data sesegera mungkin dan segera lapor ke pendamping masing-masing.
KPM juga bisa langsung datang ke kantor desa atau kelurahan setempat supaya diurus oleh petugas.
Selain itu, kesalahan input juga bisa menyebabkan para KPM tidak bisa menerima pencairan bansos.
Hal ini bisa menyebabkan KPM tidak mendapatkan bantuan. Jadi segera mungkin jika ada kecurigaan salah input, KPM harus bertanya kepada petugas atau pendamping.
Jika ada kesalahan sesegera mungkin diperbaiki supaya bansos bisa cair.
Selain itu, KPM yang pencairan bansos masih terlambat kemungkinan dikarenakan ada kendala teknis.
Baca Juga: Dialog Interaktif Relima Bersama Kementerian, Lahirkan Kebijakan Peningkatan Literasi Masyarakat
Pencairan di masing-masing daerah berbeda, ada yang cepat dan ada pula yang lambat.
Contohnya, ada KPM asal Jawa Tengah yang menerima pencairan bansos untuk Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Baru dan Lama.
Editor : Siti Dewi Yanti