Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Heboh! Ratusan KPM Mundur dari Penerima Bansos PKH dan BPNT, Ternyata Ini Alasannya, Ada Aturan Ketat Baru

Khairunnisa RB • Rabu, 12 November 2025 | 13:50 WIB
KPM PKH dan BPNT yang mundur dari penerima bansos
KPM PKH dan BPNT yang mundur dari penerima bansos

RADAR BOGOR – Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) susulan bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.

Penyaluran tahap keempat ini mencakup Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), dan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra sebesar Rp900.000.

Namun, di balik kabar pencairan ini muncul fakta mengejutkan.

Ratusan KPM PKH dan BPNT secara sukarela mengundurkan diri dari daftar penerima bansos.

Alasan di balik keputusan itu pun menarik perhatian publik.

Dilansir dari kanal YouTube Kabar Bansos, sebagian penerima memutuskan mundur karena tidak lagi memenuhi syarat ekonomi.

Sementara itu, sebagian lainnya disebut khawatir dengan pengawasan ketat pemerintah terhadap penyalahgunaan dana bantuan.

Pemerintah mengingatkan bahwa bansos hanya boleh digunakan untuk kebutuhan pokok dan keperluan sesuai kategori bantuan.

Untuk BPNT, dana harus digunakan membeli bahan pangan seperti beras, minyak, dan kebutuhan dapur lainnya.

Untuk PKH, dana disalurkan sesuai kategori, seperti balita, anak sekolah, lansia, dan penyandang disabilitas.

Pemerintah bahkan menegaskan bahwa membelanjakan bansos untuk rokok, minuman keras, kosmetik, hingga game online kini termasuk pelanggaran berat.

Bantuan ini bukan untuk gaya hidup, melainkan untuk mendukung kebutuhan pokok dan pendidikan anak.

Sementara itu, pembaruan terbaru menunjukkan bahwa penyaluran bansos susulan melalui Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BSI terus berlangsung pada minggu kedua November 2025.

Bahkan, 90 persen bantuan sudah tersalurkan, sementara sisanya diperkirakan cair hingga akhir November.

Khusus untuk penerima BLT Kesra Rp900 ribu, penyaluran dilakukan lewat kantor pos dengan tambahan bantuan berupa beras 20 kilogram dan minyak goreng 4 liter untuk penerima BPNT.

Bagi KPM yang belum menerima, diimbau untuk mengecek saldo KKS Merah Putih secara berkala atau menghubungi pendamping sosial serta ketua kelompok di wilayah masing-masing.

Masyarakat diimbau agar menggunakan dana bansos dengan bijak.

Jangan sampai bantuan yang seharusnya menolong justru membawa masalah.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bpnt #kpm #bansos #pencairan #pkh