RADAR BOGOR – Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menggencarkan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap IV tahun 2025 serta bantuan tambahan pangan berupa beras dan minyak goreng.
Program ini menyasar 18,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM) dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) desil 1 hingga 5 yang kini tengah menunggu pencairan bansos di berbagai daerah.
BPNT Rp600 Ribu dan Pangan Tambahan Serentak Disalurkan
Penyaluran BPNT dilakukan secara bertahap melalui rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di berbagai bank Himbara, seperti BNI, BRI, BSI, Mandiri, dan BTN, serta Kantor Pos Indonesia.
Setiap KPM akan menerima Rp600.000 sekaligus untuk periode Oktober, November, dan Desember 2025.
Selain itu, bantuan tambahan berupa 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng juga sedang digelontorkan oleh pemerintah melalui kerja sama dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan Perum Bulog.
Daerah-daerah yang Sudah Mulai Cair
Dilansir dari kanal YouTube Info Bansos, berdasarkan laporan per 12 November 2025, beberapa daerah telah melaksanakan penyaluran dengan progres cepat:
• Bali: Kabupaten Badung, Gianyar, dan Jembrana menyalurkan melalui Bank BNI.
• Banten: Kota Serang, Tangerang, dan Tangerang Selatan mulai cair pekan ini.
• Jawa Barat: Penyaluran melalui BRI di Cianjur, Subang, Pangandaran, Tasikmalaya, dan Majalengka.
• Jawa Timur: Daerah seperti Malang, Bojonegoro, dan Probolinggo sudah mencapai progres 70–90%.
• Aceh: Semua kabupaten/kota menyalurkan lewat Bank Syariah Indonesia (BSI).
Sementara itu, Bank Mandiri disebut belum memberikan pembaruan data penyaluran untuk periode keempat ini.
Kemensos memastikan seluruh proses pencairan bansos berjalan lancar dan terpantau oleh pemerintah pusat.
Berdasarkan data Bapanas, stok beras nasional mencapai 3,91 juta ton, sedangkan minyak goreng mencapai 7.000 kiloliter. Dengan demikian, program ini dapat terlaksana tanpa kendala pasokan.
Penyaluran di wilayah perkotaan sudah mencapai 70–80%, sedangkan daerah perbatasan dan kepulauan masih berkisar 50–60% akibat kendala logistik.
Namun, pemerintah optimistis seluruh penyaluran akan tuntas sebelum 30 November 2025.
Beberapa daerah mencatat realisasi tinggi, di antaranya:
• Kota Ambon (Maluku): 85% penyaluran tuntas.
• Kota Kediri (Jatim): 90% bantuan sudah diterima 26.451 KPM.
• Kota Blora (Jateng): Distribusi sejak 9 November dan ditarget rampung 25 November.
Dengan meningkatnya progres ini, jutaan keluarga miskin dan rentan akhirnya dapat bernapas lega menyambut akhir tahun.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat agar tidak tergiur informasi palsu atau tautan hoaks mengenai pencairan bansos.
Semua informasi resmi dapat dicek melalui laman cekbansos.kemensos.go.id atau kanal YouTube resmi Kemensos.
Dengan jadwal pencairan yang semakin masif di berbagai daerah, harapan besar masyarakat untuk menyambut akhir tahun dengan tenang kini semakin nyata.***
Editor : Eli Kustiyawati