RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler BPNT dan tambahan beras hingga minyak goreng dari Kementerian Sosial (Kemensos) untuk periode triwulan keempat (Oktober–Desember 2025) masih gencar dilakukan.
Meskipun progres pencairan bansos tunai seperti PKH dan BLT Kesra dilaporkan sudah mencapai persentase tinggi, penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 4 masih terus dikejar agar merata di seluruh daerah. Begitu juga bantuan berupa beras dan minyak goreng.
Dikutip dari YouTube Info Bansos, berikut adalah update terbaru mengenai progres penyaluran bansos BPNT, beras dan minyak goreng November 2025:
1. Progres Penyaluran BPNT/Sembako Tahap 4 (Rp600.000)
Program BPNT Tahap 4 menyasar sekitar 18,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang masuk dalam Desil 1 hingga Desil 5 dengan nominal Rp600.000 (alokasi 3 bulan: Oktober–Desember).
Penyaluran dilakukan melalui Kartu KKS Bank Himbara (BNI, BRI, Mandiri, BSI, BTN) atau PT Pos Indonesia, tergantung wilayahnya.
2. Bantuan Pangan Tambahan (Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter)
Program bantuan pangan tambahan ini menyasar 18,27 juta KPM atau Penerima Bantuan Pangan (PBP) secara nasional.
Bantuan dialokasikan untuk 2 bulan (10 kg beras dan 2 liter minyak goreng per bulan per KPM) dan disalurkan secara sekaligus (one-shot): 20 kg beras dan 4 liter minyak goreng.
Target Tuntas: Ditargetkan selesai sebelum 30 November 2025.
Progres Realisasi: Mencapai 70%–80% di daerah urban, dan 50%–60% di daerah terpencil karena tantangan logistik.
Stok: Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) di Perum Bulog dilaporkan aman.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga